Pandan Cotton Bread


Assalamu'alaykum


Taqabalallaahu minna wa minkum. Apa kabar ? Met lebaran ya semua teman DapurManis. Semoga puasa Anda dan kita semua diterima Allah. Aamiin. Lama ya gak update blog. Iya nih. Selama puasa kebetulan anak saya kena rematik. Kakinya gak bisa berjalan sehingga saya sedikit sibuk mengurusnya. Karena kakinya sakit dan kesulitan berjalan, saya harus ngeladenin semua kebutuhannya. Dan ini berlangsung sejak hari pertama puasa sampai tiga minggu lamanya. Alhasil saya sering absen masak karena sudah lelah mengurus anak sakit. Awalnya dibawa ke Puskesmas, oleh dokter diberi obat. Setelah tiga kali periksa dan selalu kambuh setiap obatnya habis, segera dibawa ke dokter internis (penyakit dalam). Dokter menyarankan untuk cek darah. Setelah cek darah baru ketauan jika kena rematik. Alhamdulillah, begitu diberi obat berangsur sembuh dan bisa merayakan lebaran meski puasanya bolong sekitar 20 hari. Dijamin klenger deh ntar bayar utang puasa hihihi..... Sampai hari ini obat dari dokter internis belum habis jadi masih minum obat setiap hari. Semoga setelah obat habis bisa sembuh tuntas. Aamiin.


Nah cerita di atas sudah selesai ya. Sekarang cerita tentang resep aja deh. Karena cuaca di Ciledug yang panas (kadang turun hujan secara tiba-tiba) ternyata membuat pohon pandan saya banyak yang mengering ujung daunnya. Sebelum keburu mengering semua, akhirnya saya berinisiatif untuk memangkas daun-daunnya. Yang kering dibuang, sedangkan yang masih segar dikumpulkan untuk bikin roti. Karena ingin metode yang berbeda saya iseng menggunakan metode Cotton Cake, yakni memasak campuran mentega dan terigu di atas api sampai kental. Adonan ini kemudian dicampurkan ke dalam bread dough. Tujuannya sih ingin mendapatkan roti yang lembut gitu.  Sukses gak ?? Sukses dong !! Moist lagi. Jika dibandingkan gak kalah dengan metode water roux atau biang semalam. Yuk cobain.

Bahan :
75 gr mentega tawar
100 gr terigu protein sedang
200 ml santan pandan
2 butir telur utuh
500 gr terigu protein sedang
50 gr susu bubuk full cream
145 gr gula pasir
8 gr ragi instan
½ sendok teh garam
Extra terigu jika adonan terlalu lembek

Isian : coklat beras
Olesan : telur kocok + 1 sdt air + 1 sdt minyak goreng
Taburan : keju cheddar

Cara Membuat :
1. Panaskan mentega tawar sampai meleleh. Matikan api. Tambahkan 100 gr terigu protein sedang. Aduk sampai rata. Angkat, sisihkan.

2. Campurkan santan pandan ke dalam telur sambil diaduk rata. Tuang sedikit-sedikit ke dalam campuran mentega sambil diaduk sampai licin (jika bergerindil disaring). Sisihkan.

Note :
* Jika warna adonan terlalu pucat, boleh ditambahkan 3-4 tetes pewarna hijau tua untuk mendapatkan warna yang lebih cantik.

3. Dalam mangkok besar, aduk rata tepung terigu, susu bubuk, gula pasir, dan ragi instan. Masukkan adonan pandan sambil diuleni hingga kalis. Tambahkan garam. Uleni sampai elastis (window pane stage). Tutup dan fermentasikan selama 1 jam sampai mengembang besar.

4. Siapkan 4 buah loyang ukuran 10x20x4cm. Alasi kertas roti, olesi minyak/mentega. Sisihkan.

5. Kempiskan adonan. Timbang @50 gr, bulatkan (hasil 24 pcs). Rehatkan 10 menit supaya rileks. Ambil 1 pc adonan, tipiskan. Lipat menjadi 3 bagian, balik. Tipiskan lagi, beri isi, gulung sambil dipadatkan. Tata di dalam loyang (tiap loyang diisi 6 pcs). Lakukan sampai adonan habis.

6. Fermentasikan sampai naik 80-90% dari tinggi loyang. Panaskan oven suhu 180'C. Olesi permukaan adonan dengan campuran telur. Parutkan keju di atasnya.

7. Panggang dalam oven sampai permukaannya kecoklatan. Keluarkan. Segera oles dengan mentega supaya tidak kering.

Menggunakan Bread Master :
1. Masukkan ke dalam baskom Bread Master berturut-turut, santan pandan, telur, adonan terigu margarin, garam dan gula.

Note khusus untuk penggunaan Bread Master. Jika diuleni manual abaikan note ini :
*** Adonan mentega terigu yang sudah dimasak, sebaiknya didinginkan dahulu supaya proses pengulenan suhunya stabil. Tidak terlalu hangat yang mengakibatkan yeast cepat bereaksi sebelum adonan kalis.

2. Menyusul terigu kemudian buat cekungan di atasnya. Letakkan ragi instan di dalam cekungan tersebut. Tutup.

3. Sentuh Menu, pilih Mix (no.15). Sentuh Time + beberapa kali sampai mendapatkan angka 30 di LCD. Artinya Bread Master akan menguleni selama 30 menit. Sentuh Start dan biarkan Bread Master bekerja sampai waktu habis.

4. Setelah waktu habis biarkan adonan di dalam Bread Master sampai mengembang 2x lipat atau lebih. Keluarkan adonan dan lanjutkan step no.4 di atas.




اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 2)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

Sup Tahu Tauco


Assalamu'alaykum


Setelah kemarin bikin Ikan Nila Masak Tauco, di kulkas masih ada sisa tauco. Kali ini dimasak sup aja yang gampil. Cuaca yang panas hujan di Ciledug membuat saya ngiler karena membayangkan buka puasa menyeruput sup hangat-hangat. Weleeeehhh..... Selama ini jika masak sup, tidak pernah pakai tauco. Bumbunya standar aja, garam gula merica dan pala. Tapi lama lama kok bosen gitu. Baiklah, sekarang waktunya emak bereksperimen pakai bumbu tauco. Setelah matang maa syaa allah enak lho. Ada sensasi klethis klethis ketika ketemu biji kedelenya. Enak, manis gurih tauconya. Duh kalo begini emak bisa ketagihan dong masak sup tauco. Kapan-kapan bikin lagi ah sup kayak gini. Capcus resepnya yuk...

E iya pic di belakang yang wadah mangkuk itu Sambal Tahu Bawang Bombay. Tadi lupa gak difoto. Jika longgar, in syaa allah saya tulis resepnya ya.

Bahan :
1/2 ekor ayam, potong 12
1.000 (1 liter) air
1 sdm margarin
½ butir bawang bombay, potong dadu kecil
3 siung bawang putih, cincang
3 sdm tauco
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
½ sdt merica bubuk
⅛ sdt pala bubuk
2 batang wortel, potong bulat
1 butirbkentang, potong dadu
15 batang buncis, potong 3 cm
300 gr tahu kuning, cuci air panas, potong dadu
100 gr kol/kubis
1 butir tomat merah, potong kasar
1 batang daun bawang, potong 2 cm
Bawang goreng untuk taburan

Cara membuat :
1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, biarkan 10 menit, bilas bersih. Rebus ayam dan air sampai mendidih. Begitu mendidih buang semua kotoran dan lemak yang mengapung di atasnya supaya bersih dan tidak bau. Lanjutkan merebus sampai ayam empuk.

2. Sementara itu panaskan margarin sampai meleleh, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu. Menyusul tauco, aduk-aduk sampai harum. Masukkan tumisan ke dalam rebusan ayam tadi.

3. Bumbui dengan garam, gula, merica dan pala. Jika sudah pas masukkan wortel, kentang, buncis dan tahu. Masak sampai matang.

4. Setelah sayur matang, terakhir masukkan kol, daun bawang dan tomat. Setelah kol layu matikan api. Sajikan bersama taburan bawang goreng.


Ikan Nila Masak Tauco

Assalamu'alaykum


Nyaris saja saya lupa mau bikin preambul untuk postingan ini (penting gak sih). Biasa, kalo merasa diburu waktu maunya cepet selesai. Setelah ngetik resep langsung maunya dipublish, padahal preambul belum ditulis. Nah preambulnya begini nih. Seperti boasa jika belanja di tukang sayur sering mendapat sisa-sisa barang dagangan. Iyalah wong tukang sayur datangnya siang. Sebenarnya ada yang datang agak pagian, tapi saya sering mati ide jika pagi hari sudah disamperin mbak sayur. Akhirnya saya beli aja dagangan si mbak seadanya. Si mbak usul untuk masak ikan nila pakai tauco. Berhubung bahannya ada semua, yo wis saya manut dengan advice si mbak (halah pakai advice segala). Seumur-umur baru kali ini saya masak ikan nila pakai tauco. Rasanya gimana ? Embuh, wong ketika ditulis, belum waktunya buka puasa hihi.... Tapi saya yakin jika rasanya pasti endeus. Pingin resepnya ? Yuk capcus....

Bahan :
4 ekor ikan nila, dikerat-kerat
1 buah air jeruk nipis, diambil airnya
1 sendok teh garam
Tepung bumbu serbaguna, secukupnya
Minyak untuk menggoreng

3 sendok makan tauco
1/2 sdt garam
1 sendok teh gula pasir
100 ml air
3 lbr daun jeruk
1 batang daun bawang, diiris miring

Bumbu iris :
1/2 butir bawang bombay
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
10 bh cabe hijau keriting
10 bh cabe merah keriting

Cara membuat :
1. Lumuri ikan bersama air jeruk nipis, dan garam. Diamkan 15 menit. Bilas. Taburi tepung bumbu kemudian goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang. Angkat. Tiriskan.

2. Panaskan sedikit minyak. Tumis bumbu iris sampai layu dan harum. Tambahkan taoco. Aduk rata.

3. Tuangkan air, bumbui garam, dan gula. Aduk rata. Masukkan daun jeruk. Masak sampai mendidih. Masukkan ikan. Biarkan sebentar. Angkat. Taburkan daun bawang.


Gemblong Nasi

Assalamu'alaykum


Apa kabar ? Masih puasa kan ya, hehehe....Setiap bulan puasa tidak jarang ada sisa nasi di meja makan. Kadang bingung ya mau dibuat apaan. Saya pun juga sama. Sudah beberapa hari terakhir ada sisa nasi. Karena khawatir basi dan terbuang, saya mikir dibuat cemilan apa gitu. Sudah lama sih pingin bikin gemblong nasi. Memanfaatkan sisa nasi yang ada. Bahan dan caranya gampil banget. Oh ya gemblong nih ada yang menyebut getas juga. Lumayan deh buat cemilan buka puasa.

Bahan :
250 gr nasi putih
100 gr kelapa parut
60 gr tapioka/aci/kanji
½ sdt garam
50 ml santan sedang

Pelapis :
100 gr gula pasir
50 ml air

Cara membuat :
1. Campur nasi, kelapa, tapioka dan garam. Aduk rata. Tuangi santan, aduk sampai rata kembali.

2. Panaskan minyak goreng agak banyak. Bentuk adonan nasi bulat pipih atau oval. Segera masukkan ke dalam minyak panas. Goreng sampai kecoklatan. Balik sekali dan goreng sampai matang. Angkat, tiriskan. Lakukan hal yang sama sampai adonan habis.

3. Pelapis : campur gula dan air di atas wok (wajan cekung). Panaskan menggunakan api sedang sampai berbuih dan mengental.

4. Kecilkan api. Segera masukkan semua gemblong kemudian aduk cepat, sampai gemblong tersalut gula. Angkat gemblong dari api. Dinginkan.


Ketan Biru Bunga Telang

Assalamu'alaykum


(Late post. Dibuat sehari sebelum puasa ramadhan). Beberapa waktu yang lalu saya diberi oleh-oleh beras ketan oleh tukang sayur langganan saya yang barusan balik dari mudik. Seneng rasanya jika diberi oleh-oleh. Artinya dia ingat akan saya. Memang sih, jika saya bikin cake, roti atau bahkan masakan, mbak satu ini sering jadi "tester" saya hihihi.... Biar apa yang saya buat bisa jadi cemilan sambil jualan keliling. Kali ini ketan pemberian mbak sayur diolah jadi ketan biru. Gak sengaja saya menemukan sekantung kecil bunga telang kering sisa tahun kemarin. Tahun ini pohon telang habis tak bersisa, ketika rumah dicat ulang termasuk pagarnya. Jadi pohon telang yang tumbuh di depan pagar dibabat habis. Setelah selesai dicat, saya sebar biji telang lagi. Baru tumbuh subur-suburnya, malah dipatukin ayam tetangga sampai habis. Duh.... Awalnya saya gak tau kenapa pohon telang yang sudah tumbuh selalu gundul. Dan itu berulang kali terjadi. Setelah beberapa waktu barulah diketahui biang keroknya. Saya pergoki si ayam asyik matukin pohon telang saya. Akhirnya saya stop nanam dulu sebelum punya pot untuk menanam telang. Jadi bisa ditaruh di dalam pagar gitu. Baru 2-3 bulan belakangan inilah saya menanamnya kembali. Tapi belum berbunga banyak karena musim hujan keburu berakhir. Pohon telang akan berbunga dan berbiji lebat pada musim hujan. Pada saat kemarau, biji akan mengering. Pohonnya pun meranggas. Nah setelah kering inilah biji bisa dipanen. Sayang, pohon telang ini belum keluar bijinya. Jadi biji sisa tahun lalu harus dihemat dulu. Begitu juga dengan bunganya.

Well kembali ke resep deh. Sebenarnya saya sudah bertahun lalu pingin resep Ketan Biru dari blognya Cik Ine Elkaje (beliau salah satu food blogger senior). Kan sudah lama juga saya punya pohon telang. Cuma ya gitu deh, mood bikin ketan biru lenyap begitu saja, dan berganti bikin makanan lainnya. Setelah moodnya kembali, sekaranglah saatnya bikin ketan biru. Resep sederhana dan sangat mudah, bahkan bagi pemula sekalipun. Hasilnya, ketan biru ini enak. Gurihnya santan dan unti kelapa yang tidak terlalu manis, dengan sedikit aroma jahe, pas dengan selera saya. Cocok untuk teman minum teh di sore hari.

Note :
* Bagi yang lambungnya sedikit bermasalah, beras ketan boleh dicampur dengan beras biasa untuk nasi, supaya lambung tidak terlalu berat. Untuk resep di bawah bisa menggunakan 200 gr beras ketan dan 100 gr beras putih untuk nasi.

Bahan :
300 gr beras ketan, rendam semalam
2 lbr daun pandan, sobek-sobek
150 ml santan sedang
1/2 sdt garam
20 kuntum bunga telang kering+50 ml air diremas-remas, saring
3 lbr pandan untuk mengukus

Unti :
200 gr kelapa setengah tua, parut kasar
100 gr gula jawa, iris kasar
1/4 sdt garam
2 lbr daun pandan, potong-potong
2 cm jahe, geprek
100 ml air

Cara membuat :
1. Unti : masak air, gula, jahe dan pandan, hingga gula merah larut.

2. Masukkan kelapa parut dan garam, masak hingga unti agak mengering. Koreksi rasanya. Jika kurang manis tambahkan 1-2 sdm gula pasir. Masak kembali sampai gula larut. Matikan api, sisihkan.

3. Ketan biru: tiriskan ketan, cuci berulang kali sampai airnya bening. Ini bertujuan supaya ketan tidak mudah basi. Tiriskan.

4. Kukus selama 20 menit hingga setengah matang. Selama mengukus, selipkan daun pandan diantara beras ketan, dan sebagian daun pandan di masukkan dalam air pengukus. Angkat ketan dari kukusan. Letakkan dalam baskom.

5. Didihkan santan, garam dan pandan. Tuangkan santan panas pada ketan, aduk rata. Menyusul air bunga telang, aduk rata dan diamkan selama 15 menit, hingga santan meresap semua.

6. Ambil cetakan putu ayu, oles minyak tipis-tipis. Letakkan unti kelapa di dasar cetakan, ratakan dan padatkan. Beri ketan biru di atasnya sambil diratakan dan dipadatkan hingga cetakan penuh. Kukus lagi selama 20 menit sampai matang. Angkat ketan dari kukusan.

Note :
* Gunakan sendok yang telah dibasahi air untuk mencetak ketan supaya tidak lengket.

7. Balik cetakan sambil ditekan-tekan supaya ketan lepas dari cetakan.


Lempeng Pisang Ambon Tanpa Telur


Assalamu'alaykum


Apa kabarnya teman semua ?? Agak lama tidak update, maaf lagi ya. Beberapa hari terakhir saya kurang sehat. Gegara makan mie instant teman. Huhuhu....iya. Karena mie instant, lambung saya protes. Melihat anak dan suami makan mie instant, kok keliatan enak bener. Akhirnya saya bikin sendiri dan habis 1 bungkus. Selang 3 jam kemudian perut merasa mual tidak karuan. Sudah beberapa tahun terakhir saya tidak makan mie instant karena GERD. Rasa mual ini berasa sampai hampir 1,5 hari. Minum obat maagh tablet beberapa butir, eh gak mempan. Akhirnya minum yang cair, alhamdulillah bisa reda mualnya. Gegara mual gak karuan itu saya tidak bisa makan dan minum yang cukup. Efeknya jadi berantai. Badan lemas, pusing (migrain, kepala berdenyut-denyut) dan pinggang sakit karena kurang minum. Haduh, hayati gak kuat bang (halah, model keluhannya sudah gak trend). Karena sulit makan, seperti biasa, diberi sajen pisang ambon. Selama beberapa hari terakhir ini saya makan pisang ambon untuk ganjal lambung. Tapi kan lama-lama bosan juga makan pisang mulu. Akhirnya jadi bintik-bintik hitam tuh kulit pisang yang tersisa. Kepikir untuk bikin lempeng aja. Kan gampil tuh lempeng. Beberapa kali sudah saya bikin lempeng. Ada lempeng pisang pakai toping meises dan pakai kelapa parut. Yang kali ini spesial pakai pisang ambon. Wangiiiiii bener kalo pakai pisang ambon, maa syaa allah. Cairan yang biasanya dipakai adalah susu cair tapi sekarang pakai santan biar gurih. Dan bener, lebih gurih deh kalo pakai santan gini. Pas juga kok pisang dipadu dengan santan. Selain itu telur diskip karena habis. Hasilnya ? Tetep empuk dan enak. Rasa pisang mendominasi di sini karena pakai 450 gr. Yuk ceki-ceki resep 👇👇👇


Bahan :
250 gr terigu serbaguna
1 sdt baking powder
4 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
450 gr pisang ambon tanpa kulit, lumatkan kasar menggunakan garpu
275 ml santan sedang

Cara membuat :
1. Dalam wadah besar campur terigu, baking powder, gula dan garam, aduk rata.  Aduk menggunakan whisker sambil dituangi santan sampai rata. Adonan yang terbentuk kental seperti adonan cake atau pancake. Masukkan pisang lumat, aduk rata. Sisihkan.

2. Panaskan cetakan kue lumpur, olesi sedikit minyak/margarin. Setelah panas tuangkan adonan hingga 3/4 tinggi cetakan. Tutup cetakan dan panggang menggunakan api kecil sampai permukaannya agak kering.

3. Siapkan pan datar anti lengket di sebelah cetakan, panaskan dengan api kecil. Angkat lempeng dan balik lempeng di atas wajan teflon sampai  kuning kecoklatan. Angkat dari wajan.

Note :
* Karena cetakan kue lumpur yang saya gunakan terbuat dari besi biasa, bukan anti lengket, maka saya menyediakan pan datar anti lengket untuk membalik lempeng. Ketika dibalik di dalam cetakan, lempeng ini cukup lengket karena menggunakan pisang lumat. Akibatnya ketika diangkat, lempeng agak koyak dan penampilannya kurang cantik. Tapi jika anda menggunakan cetakan kue lumpur anti lengket, silakan dibalik langsung di atas cetakan, tidak perlu sedia pan anti lengket di samping cetakan.


Roti Mayonaise Tanpa Telur


Assalamu'alaykum


Roti lagiiii hihihi....memang sih di rumah pada doyan sama roti. Dibanding donat mereka lebih suka roti. Btw lama sekali saya tidak membuat donat di rumah. Terakhir kali bikin donat kayaknya Donat Tanpa Telur deh. Sudah berapa tahun itu ya ? Lama bener kan absennya. Selama ini kalo butuh donat pilih lari ke warung karena ada donat yang lumayan rasanya. Udah gitu topingnya macam macam. Favorit saya yang keju dan kacang cincang. Eh siapa yang tanya ya hahahah.....mulai ngelantur deh. Setelah terakhir kali bikin Roti Tawar Santan saya nguleni lagi nih. Nguleninya masih pakai Bread Master aja biar gak pegel. Di bawah nanti proses pembuatan secara manual tetap ditulis ya. Supaya pembaca DapurManis mendapat variasi roti, saya bikinnya pakai mayonaise aja dan tanpa telur. Yes. Mayonaise bisa dicampurkan ke dalam adonan roti karena mengandung telur dan minyak. Asem gak ? Enggak sama sekali. Jejak mayonaise dalam roti tidak terasa. Untuk 500 gr terigu saya pakai 3 sdm mayo. Bisa tidak untuk donat ? Bisa in syaa allah. Kan adonan donat, roti atau bakpao sama. Hanya cara pematangannya saja yang berbeda. Nah mumpung minyak goreng Sania mengadakan GA di IG, saya ikut aja ah. Apalagi di rumah punya minyak gorengnya. Membuat roti tuh gak melulu pakai mentega atau margarin lho ya. Pakai minyak pun bisa. Bisa banget malahan. Buktinya saya bikin tuh dan jadi rotinya. Dari segi rasa roti ini light ya karena tanpa susu, santan atau mentega. Tapi tetep enak, lembut serta moist hasilnya. Boleh pakai selai atau olesan mentega ketika menikmati roti ini. Dijamin gak ada yang tau kalo roti ini cuma pakai minyak dan mayonaise.

Bahan :
500 gr terigu serbaguna
75 gr gula pasir
6 gr yeast/ragi instant
3 sdm mayonaise
250 ml air dingin dari kulkas
50 ml minyak goreng
½ sdt garam

Olesan : 1 sdm susu kental manis + ½ sdt air

Cara membuat :
1. Campur dalam baskom besar terigu, gula, yeast dan mayonaise. Aduk rata sambil dituangi air sedikit demi sedikit sampai menggumpal dan sedikit lengket.

2. Masukkan minyak dan garam, uleni sampai kalis elastis. Ambil adonan sedikit kemudian bentangkan sampai terlihat membran/lapisan tipis tanpa sobek (window pane stage). Jika tahap ini belum tercapai uleni kembali sampai elastis.

3. Tutup adonan kemudian fermentasikan sampai mengembang 2x lipat.

4. Siapkan 2 buah loyang loaf ukuran 20x10x10cm. Alasi kertas roti dan oles dengan minyak di semua bagian loyang. Sisihkan.

5. Kempiskan adonan. Potong dan timbang masing-masing seberat 45gr. Bulatkan. Sisihkan 10 menit supaya relax (hasilnya 20pcs).

6. Ambil adonan, tipiskan kemudian gulung sambil dipadatkan. Putar 90' sehingga sisi pendek di depan kita. Tipiskan kembali kemudian gulung sambil dipadatkan. Letakkan berjajar di loyang @ 10pcs.

7. Tutup adonan dan fermentasikan di tempat hangat hingga mencapai 80-90% dari tinggi loyang.

8. Panaskan oven suhu 180'C. Ambil adonan yang telah mengembang. Olesi dengan campuran telur.

9. Panggang sampai matang dan permukaannya kuning kecoklatan, selama 30 menit. Setelah matang olesi minyak selagi panas.

Menggunakan Bread Master :
1. Masukkan ke dalam baskom berturut-turut, air dingin, minyak, gula pasir, mayonaise dan garam. Menyusul terigu. Buat cekungan di atasnya dan letakkan yeast di dalam cekungan tersebut.

2. Sentuh menu no.16 (Mix). Sentuh menu Time + beberapa kali sampai muncul angka 30 di LCD. Artinya Bread Master akan menguleni selama 30 menit. Sentuh Start. Biarkan Bread Master menguleni sampai waktu habis.

3. Setelah waktu habis keluarkan adonan dan fermentasikan di baskom beroles minyak dan ditutup sampai mengembang besar. Lanjutkan seperti step 4 di atas.

وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۗ  وَمَنْ عِنْدَهٗ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِهٖ وَلَا يَسْتَحْسِرُوْنَ

"Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih."
(QS. Al-Anbiya: Ayat 19)

يُسَبِّحُوْنَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ  لَا يَفْتُرُوْنَ

"Mereka (malaikat-malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang."
(QS. Al-Anbiya: Ayat 20)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

Roti Tawar Santan

Assalamu'alaykum


Alhamdulillah mood ngeblog kembali lagi. Hampir seminggu gak ngeblog kok rasanya gimana gitu. Rutinitas yang telah dijalani beberapa tahun terakhir ini membuat saya happy. Iya. Berbagi resep di blog membuat saya bahagia. Alhamdulillah. Kali ini saya bikin roti tawar karena ditagih orang rumah. Roti tawar yang menggunakan santan sebagai cairannya. Masih demen pakai santan karena rasanya yang gurih khas santan. Sudah gitu lembab lagi. Resep masih sama dengan Pandan Coconut Bread tapi diskip pandannya. Kemudian gulanya ditambah dikit biar lebih manis rasanya. Terus ragi instant cuma 6 gr karena cuaca panas dan lembab sekali. Hasilnya roti yang halus seratnya. Pakai BreadMaster ternyata bisa juga menghasilkan roti dengan serat halus dan panjang seperti diuleni manual. Syukaaa deh. Yuk capcus resepnya....


Bahan :
500 gr terigu serbaguna
2 sdm susu bubuk
125 gr gula pasir
6 gr ragi instant
1 butir telur utuh
250 ml santan sedang
2 sdm mentega tawar
½ sdt garam halus

Olesan sebelum dipanggang : 1 sdm telur kocok + ½ sdm susu cair
Taburan : biji wijen putih

Cara membuat :
1. Campur jadi satu terigu, susu bubuk, gula pasir dan ragi instant dalam wadah besar, aduk rata. Buat lubang di tengah.

2. Masukkan telur. Menyusul santan pandan sambil diuleni. Tuang santan sedikit demi sedikit. Uleni sampai menggumpal dan sedikit lengket.

3. Masukkan mentega dan garam. Uleni sebentar. Lanjutkan mengulen sampai kalis elastis. Tutup baskom adonan menggunakan serbet lembab/tutup panci sampai mengembang dua kali lipat atau lebih (waktu tidak mengikat, tergantung suhu ruangan)

4. Siapkan 1 bh loyang loaf ukuran 20x10x10cm, dan 1 bh loyang brownies ukuran 20x10x4cm. Alasi kertas roti dan oles dengan mentega/margarine/minyak di semua bagian loyang. Sisihkan. Siapkan juga cupcase, sisihkan.

5. Kempiskan adonan. Timbang masing masing seberat 50gr. Bulatkan. Sisihkan 10 menit supaya relax (hasilnya jadi 20 pcs).

6. Ambil adonan, tipiskan kemudian gulung sambil dipadatkan. Putar 90' sehingga sisi pendek di depan kita. Tipiskan kembali kemudian gulung sambil dipadatkan. Letakkan berjajar di loyang (loyang loaf berisi 10 pcs, loyang brownies 6 pcs dan sisanya pakai cupcase)


Note :
* Saya mengisi loyang loaf dengan 12 pcs adonan dan ternyata terlalu banyak. Hasilnya ketika dioven membubung tinggi dan hampir meluap hihihi..... Idealnya hanya diisi 10 pcs @50 gr.

7. Tutup adonan dan fermentasikan di tempat hangat hingga mencapai 80-90% dari tinggi loyang.

8. Panaskan oven suhu 180'C. Ambil adonan yang telah mengembang. Olesi dengan campuran telur kemudian taburi wijen.

9. Panggang sampai matang dan permukaannya kuning kecoklatan, selama 30 menit. Setelah matang olesi mentega selagi panas.

Menggunakan BreadMaster :
1. Masukkan ke dalam baskom berturut-turut, santan, telur, mentega, gula pasir dan garam. Menyusul terigu. Buat cekungan di atasnya dan letakkan yeast di dalam cekungan tersebut.
2. Sentuh menu no.16 (Mix). Sentuh menu Time + beberapa kali sampai muncul angka 30 di LCD. Artinya Bread Master akan menguleni selama 30 menit. Sentuh Start. Biarkan Bread Master menguleni sampai waktu habis.
3. Setelah waktu habis keluarkan adonan dan fermentasikan di baskom beroles minyak sampai mengembang besar. Lanjutkan seperti step 5 di atas.

Potongan roti paling depan disobek.
Potongan roti di belakangnya
dipotong pakai pisau.
Hasilnya beda. Yang disobek kelihatan
lebih halus
 dengan serat panjang-panjang


الَّذِيْ جَعَلَ لَـكُمُ الْاَرْضَ مَهْدًا وَّسَلَكَ لَـكُمْ فِيْهَا سُبُلًا وَّ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً  ۗ  فَاَخْرَجْنَا بِهٖۤ اَزْوَاجًا مِّنْ نَّبَاتٍ شَتّٰى

"(Tuhan) yang telah menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu, dan menjadikan jalan-jalan di atasnya bagimu, dan yang menurunkan air (hujan) dari langit. Kemudian Kami tumbuhkan dengannya (air hujan itu) berjenis-jenis aneka macam tumbuh-tumbuhan."
(QS. Tha Ha: Ayat 53)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK


Pukis Nasi


Assalamu'alaykum


Wahai para pembaca DapurManis.....saya mau tanya. Kangen gak sih sama saya kalo gak update resep baru ? Kangen pasti ya. Pasti pada tanya tanya, kemana sih ini, si artis DapurManis yang biasanya rajin update resep, hahahahah 😂😂😂😂 Jujur aja saya lagi bete nih. Lebih tepatnya, bete karena gak ada transferan wkwkwk 😂😂😂😂 Daripada bete, saya nguprek di dapur aja. Liat sisa nasi semalam saya kepikiran untuk memanfaatkannya. Melihat bahan di dapur yang masih ada yeast cukup banyak, jadi kepingin pukis. Ya. Saya berniat memanfaatkan nasi sebagai pukis. Dalam angan-angan (ngawur) saya, mungkin nasi bisa melembutkan pukis kali ya. Ngarep hasilnya seperti Rice Bread dulu itu lho maksudnya. Kan kalo dicampur ke dalam adonan roti jadi lembut tuh rotinya. Nah saya ingin bermain-main dengan nasi. Kalo dijadiin pukis gimana gitu hasilnya. Terus hasilnya gimana ? Hasilnya adalah pukis yang bikin kenyang hahahah....ya iya. Kan pakai nasi. Lembutnya ?? Dapat dong !! Padahal cuma pakai 2 telur lhoooo. Ternyata gak salah tuh percobaan saya. Pukis lembut tapi mengenyangkan kali ini sudah dipraktekkan. Lain kali bikin variasi lain ah. Yuk bikin pukis nasi yuk....

Bahan :
200 gr nasi putih dingin
450 ml santan sedang, rebus bersama 5 lbr daun jeruk dan 2 lbr daun pandan,  saring
2 butir telur utuh
175 gr gula pasir
5 gr ragi instant
300 gr terigu serbaguna
2 sdm whip cream bubuk (bisa diganti susu bubuk)
50 gr margarine, lelehkan
25 gr butter/mentega, lelehkan

Cara membuat :
1. Haluskan nasi dan santan hangat menggunakan blender sampai halus. Sisihkan.

2. Dalam mangkok berdinding tinggi kocok telur dan gula sampai pucat dan mengental.

3. Campur terigu, whip cream bubuk dan ragi instant, aduk rata. Masukkan campuran terigu ke dalam kocokan telur dan larutan nasi secara selang seling, sambil dikocok speed rendah.

4. Terakhir margarin dan butter leleh, kocok sampai rata. Aduk pakai spatula untuk memastikan tidak ada endapan mentega di dasar baskom. Hasilnya adonan kental seperti cake.

5. Tutup kemudian fermentasikan hingga mengembang besar 2x lipat, selama 1 jam.

6. Panaskan cetakan pukis, olesi sedikit minyak. Aduk-aduk adonan supaya kempis. Tuang ke dalam cetakan setinggi 3/4. Tutup kemudian panggang menggunakan api kecil sampai matang. Lakukan sampai adonan habis.


وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

“…… dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (Surah Hud, ayat 6)

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ
 الْأُمُورُ

“Dan kepunyaan Allah kepemilikan 
segala yang ada di langit dan yang ada di bumi, dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan” (Surah Ali Imran, ayat 109).


Stick Ubi Crispy

Assalamu'alaykum


Kemarin, selagi iseng di siang hari saya bikin ubi goreng ajah. Lumayan buat cemilan di rumah daripada bengong. Hampir setiap hari bapaknya anak anak beli gorengan di luar. Salah satunya ubi goreng. Di sekitar rumah banyak banget tukang gorengan yang mangkal di pinggir jalan. Sejak pagi sampai malam bisa dipastikan tukang gorengan ada di sudut jalanan. Daripada beli mulu dan agak takut dengan kebersihannya, saya beli ubi mentah saja di tukang sayur. Cukup 500 gr

 sudah dapat banyak. Sengaja dipotong bentuk stick supaya lebih mudah menikmatinya. Sajikan saja bersama kopi atau teh hangat. Jaminan nyamleng....  Ssstt selain orang rumah, si Bule dan Pak Jenggot, kucing rumah doyan ubi goreng juga lho hihihi..... Jadi saingan sama sama penggemar ubi goreng.

Bahan :
3 butir (500gr) ubi putih
100 gr terigu
200 ml air
1 siung bawang putih, haluskan
⅛ sdt garam halus
200 gr tepung panir kasar

Cara membuat :
1. Kupas ubi kemudian potong panjang seperti stick. Cuci bersih, tiriskan dan sisihkan.

2. Dalam mangkuk besar campur terigu, garam dan bawang putih halus. Tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai licin. Adonan yang terbentuk agak encer. Yang penting tepung panir bisa melekat.

3. Panaskan minyak goreng yang banyak di dalam wajan. Tuangkan tepung panir di wadah lebar, piring atau loyang.

4. Celup potongan ubi ke dalam adonan terigu kemudian gulingkan ke atas panir sampai rata. Masukkan dalam minyak goreng panas. Goreng dengan api agak kecil supaya ubi matang sampai ke dalam. Balik sekali saja. Setelah kuning kecoklatan angkat dan tiriskan.

اِنَّكَ كُنْتَ بِنَا  بَصِيْرًا

"sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami."
(QS. Thaha: Ayat 35)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK