Pukis Nasi


Assalamu'alaykum


Wahai para pembaca DapurManis.....saya mau tanya. Kangen gak sih sama saya kalo gak update resep baru ? Kangen pasti ya. Pasti pada tanya tanya, kemana sih ini, si artis DapurManis yang biasanya rajin update resep, hahahahah 😂😂😂😂 Jujur aja saya lagi bete nih. Lebih tepatnya, bete karena gak ada transferan wkwkwk 😂😂😂😂 Daripada bete, saya nguprek di dapur aja. Liat sisa nasi semalam saya kepikiran untuk memanfaatkannya. Melihat bahan di dapur yang masih ada yeast cukup banyak, jadi kepingin pukis. Ya. Saya berniat memanfaatkan nasi sebagai pukis. Dalam angan-angan (ngawur) saya, mungkin nasi bisa melembutkan pukis kali ya. Ngarep hasilnya seperti Rice Bread dulu itu lho maksudnya. Kan kalo dicampur ke dalam adonan roti jadi lembut tuh rotinya. Nah saya ingin bermain-main dengan nasi. Kalo dijadiin pukis gimana gitu hasilnya. Terus hasilnya gimana ? Hasilnya adalah pukis yang bikin kenyang hahahah....ya iya. Kan pakai nasi. Lembutnya ?? Dapat dong !! Padahal cuma pakai 2 telur lhoooo. Ternyata gak salah tuh percobaan saya. Pukis lembut tapi mengenyangkan kali ini sudah dipraktekkan. Lain kali bikin variasi lain ah. Yuk bikin pukis nasi yuk....

Bahan :
200 gr nasi putih dingin
450 ml santan sedang, rebus bersama 5 lbr daun jeruk dan 2 lbr daun pandan,  saring
2 butir telur utuh
175 gr gula pasir
5 gr ragi instant
300 gr terigu serbaguna
2 sdm whip cream bubuk (bisa diganti susu bubuk)
50 gr margarine, lelehkan
25 gr butter/mentega, lelehkan

Cara membuat :
1. Haluskan nasi dan santan hangat menggunakan blender sampai halus. Sisihkan.

2. Dalam mangkok berdinding tinggi kocok telur dan gula sampai pucat dan mengental.

3. Campur terigu, whip cream bubuk dan ragi instant, aduk rata. Masukkan campuran terigu ke dalam kocokan telur dan larutan nasi secara selang seling, sambil dikocok speed rendah.

4. Terakhir margarin dan butter leleh, kocok sampai rata. Aduk pakai spatula untuk memastikan tidak ada endapan mentega di dasar baskom. Hasilnya adonan kental seperti cake.

5. Tutup kemudian fermentasikan hingga mengembang besar 2x lipat, selama 1 jam.

6. Panaskan cetakan pukis, olesi sedikit minyak. Aduk-aduk adonan supaya kempis. Tuang ke dalam cetakan setinggi 3/4. Tutup kemudian panggang menggunakan api kecil sampai matang. Lakukan sampai adonan habis.


وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

“…… dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (Surah Hud, ayat 6)

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ
 الْأُمُورُ

“Dan kepunyaan Allah kepemilikan 
segala yang ada di langit dan yang ada di bumi, dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan” (Surah Ali Imran, ayat 109).


Stick Ubi Crispy

Assalamu'alaykum


Kemarin, selagi iseng di siang hari saya bikin ubi goreng ajah. Lumayan buat cemilan di rumah daripada bengong. Hampir setiap hari bapaknya anak anak beli gorengan di luar. Salah satunya ubi goreng. Di sekitar rumah banyak banget tukang gorengan yang mangkal di pinggir jalan. Sejak pagi sampai malam bisa dipastikan tukang gorengan ada di sudut jalanan. Daripada beli mulu dan agak takut dengan kebersihannya, saya beli ubi mentah saja di tukang sayur. Cukup 500 gr

 sudah dapat banyak. Sengaja dipotong bentuk stick supaya lebih mudah menikmatinya. Sajikan saja bersama kopi atau teh hangat. Jaminan nyamleng....  Ssstt selain orang rumah, si Bule dan Pak Jenggot, kucing rumah doyan ubi goreng juga lho hihihi..... Jadi saingan sama sama penggemar ubi goreng.

Bahan :
3 butir (500gr) ubi putih
100 gr terigu
200 ml air
1 siung bawang putih, haluskan
⅛ sdt garam halus
200 gr tepung panir kasar

Cara membuat :
1. Kupas ubi kemudian potong panjang seperti stick. Cuci bersih, tiriskan dan sisihkan.

2. Dalam mangkuk besar campur terigu, garam dan bawang putih halus. Tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai licin. Adonan yang terbentuk agak encer. Yang penting tepung panir bisa melekat.

3. Panaskan minyak goreng yang banyak di dalam wajan. Tuangkan tepung panir di wadah lebar, piring atau loyang.

4. Celup potongan ubi ke dalam adonan terigu kemudian gulingkan ke atas panir sampai rata. Masukkan dalam minyak goreng panas. Goreng dengan api agak kecil supaya ubi matang sampai ke dalam. Balik sekali saja. Setelah kuning kecoklatan angkat dan tiriskan.

اِنَّكَ كُنْتَ بِنَا  بَصِيْرًا

"sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami."
(QS. Thaha: Ayat 35)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

Mie Goreng Kari


Assalamu'alaykum


Bikin mie goyeng ah biar ada variasi maksi di rumah. Selain itu biar stok bubuk karinya cepet habis. Demen banget pakai bumbu kari dari mb Monica nih. Aromanya itu lhooooo..... nagih banget. Sekalian memberdayakan bahan yang ada di kulkas. Ada tahu, sawi bakso dan kol. Sip deh. Sudah memadai untuk bikin mie goreng. Biar rasanya enak tetep pakai kemiri dan ebi meski dikit. Yuk bikin yuk...

Bahan :
225 gr mie telor kering
2 sdm bubuk kari pedas
2 sdt gula pasir
1 sdt garam halus
¼ sdt lada bubuk (skip jika khawatir terlalu pedas)
1 butir bawang bombay, iris panjang
2 batang daun bawang, iris tipis
100 ml kaldu ayam atau sapi
2 butir telur, dibuat orak arik
6 bh tahu goreng, potong sesuai selera
6 butir bakso, potong sesuai selera
4 batang sawi hijau, potong 3 cm
4 lbr kol/kubis, iris kasar

Bumbu tumbuk :
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 sdt ebi, seduh air panas, tiriskan

Cara membuat :
1. Rebus mie telur sampai matang. Angkat, masukkan dalam baskom berisi air dingin supaya tidak lengket. Angkat, tiriskan.

2. Campurkan bubuk kari, gula, lada dan garam ke dalam mie dingin. Aduk rata, sisihkan.

3. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang bombay sampai layu dan wangi. Menyusul bumbu tumbuk, tumis sampai garing supaya tidak langu. Masukkan daun bawang.

4. Menyusul kaldu, bakso, tahu, telur orak arik, sawi, kubis dan mie berbumbu. Aduk supaya rata. Besarkan api sambil diaduk agak cepat supaya tidak hangus. Api besar membuat aroma mie goreng keluar. Koreksi rasanya. Boleh diberi kaldu bubuk jika suka. Setelah pas, matikan api.

4. Sajikan bersama bawang goreng, timun dan tomat.



وَلَـقَدْ جَعَلْنَا فِى السَّمَآءِ بُرُوْجًا وَّزَيَّـنّٰهَا لِلنّٰظِرِيْنَ

"Dan sungguh, Kami telah menciptakan gugusan bintang di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandang(nya),"
(QS. Al-Hijr: Ayat 16)

وَالْاَرْضَ مَدَدْنٰهَا وَاَلْقَيْنَا فِيْهَا رَوَاسِيَ وَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا  مِنْ 
كُلِّ شَيْءٍ مَّوْزُوْنٍ

"Dan Kami telah menghamparkan 
Bumi dan Kami pancangkan padanya gunung-gunung serta Kami tumbuhkan di sana segala sesuatu menurut ukuran."
(QS. Al-Hijr: Ayat 19)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

Balado Tongkol.....Super Yummmyyy....


Assalamu'alaykum


Yuhuuu ketemu lagiiii...maaf jika beberapa hari terakhir saya absen ngeblog. Mau cerita duyu ya. Sebenarnya sudah lebih dari 1 minggu ini gusi saya bengkak. Huhuhu....sakit bener. Lokasinya tepat berada di atas gigi geraham bungsu. Kebayang kan kalo pas mingkem berasa ganjel dan sakit banget. Apalagi buat makan, jangan ditanya deh. Setelah periksa, diberi obat pengempis dan penghilang rasa sakit. Alhamdulillah sudah baikan. Gusi sakit gini saya gak bisa ngapa ngapain. Mau ke dapur juga males. Makan juga susah. Lebih sering makan bubur atau aneka jus nih biar gusi yang bengkak gak kesenggol senggol. Jus sayur atau jus buah. Meski begitu saya masih bisa ke dapur jika gusi berasa nyaman. In syaa allah jika sudah kempis mau periksa lagi. Entah mau cabut gigi atau bagaimana terserah nanti dokternya. Mohon doanya ya supaya saya bisa segera sehat kembali.

Well, sekarang kembali ke resep yah. Selama ini jika bikin balado saya lebih sering pakai terong. Karena ditawari ikan tongkol sama tukang sayur hayuk ah bikin balado. Sebelum diolah balado, tongkol dikukus dulu kemudian digoreng asal kecoklatan, supaya tidak mudah hancur. Nah siap deh diolah balado. Untuk resep baladonya dipakein kemiri biar gurih. Sajikan saja bersama nasi hangat. Jangan salahin saya ya jika timbangan badan geser ke kanan hahahah....

Bahan :
2 ekor ikan tongkol (800gr), potong jadi 4 bagian masing-masing
1 butir jeruk nipis/lemon, ambil juice-nya
3 lbr daun jeruk
2 lbr daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1 batang serai memarkan
1 sdt garam
1 sdm gula pasir/gula merah

Bahan balado :
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
25 bh cabe merah keriting
10 bh cabe rawit merah
2 butir tomat merah
1,5 sdt terasi bakar
4 butir kemiri

Cara membuat :
1.  Cuci tongkol sampai bersih. Buang insang dan isi perutnya. Kucuri jeruk nipis/lemon, biarkan 10 menit. Bilas. Kukus sampai padat dagingnya +- 25 menit. Angkat dinginkan.
2. Goreng asal kecoklatan. Jangan terlalu lama supaya tidak liat/alot dagingnya. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
3. Tumbuk semua bahan balado. Panaskan sedikit minyak, tumis bahan balado. Masukkan daun jeruk, daun salam, lengkuas dan serai sampai wangi.
4. Tumis sampai bumbu agak mengering supaya tidak langu. Bumbui garam, dan gula. Aduk aduk sampai gula larut. Koreksi rasanya.
5. Terakhir masukkan tongkol goreng, aduk rata. Masak sebentar kemudian matikan api. Sajikan bersama nasi hangat.



وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ  لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ 
عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim: Ayat 7)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

Kari Merah Bandeng

Assalamu'alaykum


Mb Monicaaa....bumbu yang dikau kirim masih ada nih (teriak teriak pakai toa biar dengar sampai ke Batam). Duh ni emak gak malu pagi-pagi teriak teriak gitu hihihi......Iyalah karena saking senengnya masih bisa eksekusi resep pakai bumbu kiriman mb Monic. Rencana awal sih mau bikin kari tongkol eh lha kok habis di tukang sayur. Ganti haluan pakai bandeng ajah. Saya belum pernah sih masak kari bandeng. Ini pertama kalinya masak kari bandeng. Ternyata enak juga tuh bandeng dimasak kari. Oh ya bumbu kari ini warnanya merah ya dan sedikit pedas. Bukan kari kuning seperti biasanya. Jadi seandainya mau bikin kari merah tambahkan saja cabe merah sesuai selera. Untuk sayurnya saya pakai kacang panjang. Jika gak ada boleh pakai wortel buncis atau yang lain. Sekarang capcus yuk resepnya.

Bahan :
2 ekor ikan bandeng (700 gr)
2 batang serai
10 lbr daun jeruk
½ sdt garam
1 sdt gula pasir
1 bungkus (100 gr) Perencah Kari Ikan (bumbu siap pakai)
600 ml santan sedang
10 lonjor kacang panjang, potong 3-4cm

Bumbu tumbuk :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt ketumbar sangrai
3 butir kemiri

Cara membuat :
1. Siangi ikan bandeng, buang isi perut dan insang. Potong 4 masing masing. Kucuri air jeruk diamkan 5 menit. Bilas bersih, tiriskan.

2. Panaskan sedikit minyak tumis bumbu tumbuk sampai matang dan garing.

3. Masukkan santan, perencah kari ikan, bandeng, serai dan daun jeruk. Menyusul garam dan gula. Didihkan sampai bandeng matang kurang lebih 20 menit.

4. Koreksi rasanya. Jika sudah pas masukkan kacang panjang. Masak sebentar, matikan api.


Puding Coklat Kopi Biskuit


Assalamu'alaykum


Bikin puding biar ada cemilan di rumah. Sambil memberdayakan kopi hitam yang sudah nganggur lama. Resepnya gampil kok. Adaptasi dari Puding Oreo Milo. Tau kan ? Kalau gak tau googling yah. Karena gak ada stock Milo, pakai coklat batang dan kopi aja. Saya pakai kopi 1/2 sdt, biar ada rasa sedikit pait dan bisa tidur hihi....saya bukan peminum kopi hitam. Pernah sih dulu waktu masih kuliah, iseng nyeruput kopinya bapak. Padahal kopinya adalah kopi hitam yang baru saja digiling. Jadi rasa kafeinnya kuat sekali. Alhasil saya melek semalaman hihihi....Pernah juga sewaktu mudik ke Solo, diajak nongkrong di kedai kopi oleh adik saya. Kedai kopi terkenal itu loh yang franchise dari luar. Sudah pesan yang kandungan kafeinnya paling rendah, teteuuuppp malamnya saya gak bisa tidur. Meleeeeekkk aja. Mana sendirian lagi. Cuma penthola-pentholo gak tau mesti ngapain. Menjelang subuh baru mata terasa berat. Saya gak biasa begadang. Memang dari kecil dilarang begadang dan saya patuh (idddiihhh anak baek ya hihihi). Dan sampai sekarang saya gak bisa yang namanya begadang. Jam 21.00 tepat harus sudah tidur. Kadang sebelum jam itu saya sudah merem. Apalagi kalo siang sudah sibuk, tanpa bokci alias bobok ciang, habis Isya' dipastikan sudah 'ilang' saya. Kayak bayi ya hihihi.....Jika kepaksa begadang, efeknya luar biasa. Kepala sangat pusing, badan lelah dan mudah emosi. Duh kapok dah. Karena itulah saya berusaha tidur malam tepat waktu. Dan, tidak ngopi supaya mudah tidur. Lah ini kok malah ngelantur ya. Mesti gegara kopi hitam nih ngomongnya ke mana mana hihihi 😁😁😁 Kalo gak distop pasti jadi gak karuan ngocehnya. Hayuk ah cekidot resepnya.

Bahan :
1.300 ml susu cair
100 gr coklat batang putih, cincang kasar
1 pack (7 gr) agar agar bubuk plain
1 pack (4 gr) jelly bubuk (misal nutrijel)
100 gr gula pasir
⅛ sdt garam halus
100 gr coklat batang susu/dark, cincang kasar
½ sdt kopi instant, misal Nescafe Classic
12 tangkup biskuit coklat beserta krim, patahkan, misal Oreo, Goriorio, Togo dll

Cara membuat :
1. Siapkan loyang puding volume 1600 ml. Basahi air, sisihkan.
2. Rebus jadi satu sampai mendidih susu, coklat putih, agar-agar, jelly bubuk, gula pasir dan garam. Koreksi rasanya. Jika kurang manis tambahkan gula.

Note :
* Jika tidak punya coklat batang putih ganti saja dengan 100 ml susu kental manis putih. Bahan dasar coklat putih adalah susu. Jadi susu kental manis bisa menggantikannya.

3. Bagi jadi 2 bagian. Satu bagian diberi coklat susu/dark dan kopi instant. Sisanya biarkan putih.

4. Rebus agar-agar coklat kopi sampai larut. Tuang ⅔ bagian agar-agar coklat ke dalam cetakan. Biarkan setengah beku.

4. Ambil adonan putih. Jika telanjur beku didihkan kembali. Matikan api.  Tuang semua adonan putih ke dalam cetakan. Pelan-pelan gunakan sendok sayur. Dimulai dari pinggir cetakan. Taburkan patahan biskuit coklat. Biarkan setengah beku.

5. Panaskan sisa puding coklat hingga mendidih kembali. Pelan-pelan, tuang ke atas puding putih. Biarkan beku sepenuhnya.

Nabi صلّى الله عليه وسلّم bersabda:

إنَّ البيت ليُتلى  فيه القرآن؛ فيتراءى لأهلِ السماء كما تتراءى النجومُ لأهل الأرض

*"Sesungguhnya rumah yang dibacakan di dalamnya al-Qur'an, maka rumah tersebut akan terlihat oleh para penduduk langit* sebagaimana terlihatnya bintang-bintang oleh penduduk bumi."
[Hadits dikeluarkan oleh Ahmad, Adz-Dzahabiy, Lihat kitab ash-Shahihah no. 3112].


Sambel Tumpang Kikil Tahu


Assalamu'alaykum


Tanpa disangka ketika buka kulkas saya menemukan 1 lonjor tempe. Setelah dicek alamaaakkk udah kecoklatan alias semangit. Jadi teringat jika seminggu yang lalu saya beli tempe dan langsung masuk kulkas. Akhirnya terlupa. Langsung kepikir bikin sambel tumpang kalo begini. Sambel tumpang yang saya buat biasanya untuk teman nasi, tanpa sayur mayur seperti pecel. Saya menyukai sambel tumpang yang langsung diguyur ke atas nasi. Warna sambel tumpang pun merah karena pakai cabai. Tidak putih pucat seperti umumnya sambel tumpang. Saya tidak berselera jika melihat sambal tumpang putih. Lebih menarik yang merah. Jadi mirip seperti sambel goreng. Untuk isinya pakai tahu, kikil sapi dan kacang tholo. Ciri khas tumpang adalah menggunakan tempe semangit. Untuk menghilangkan aroma tempe semangit, maka semua bumbu direbus dulu jadi satu sebelum dihaluskan. Selain itu pakai daun jeruk agak banyakan. Sedang untuk memperkaya rasa dipakein ebi biar sedep. Sayangnya ebi saya habis. Di kulkas kebetulan masih ada rebon sisa bikin pempek rebon tempo hari. Pakai rebon aja deh sebagai penyedapnya. Enak juga kok gak kalah sama ebi. Sambel tumpang paling yahud jika sudah menginap semalam. Yuk intip resepnya....

Mau lihat resep sambel tumpang yang lain ? Klik di SINI dan SINI ya.

Bahan :
10 bh tahu goreng segitiga, potong sesuai selera
300 gr kikil sapi rebus, potong dadu
75 gr kacang tholo, rebus sampai empuk
50 gr rebon, cuci bersih, seduh air panas, tiriskan
10 lbr daun jeruk purut
2 lbr daun salam
3 cm lengkuas, memarkan
10 bh cabe rawit merah utuh
1 sdt garam
2-3 sdt gula merah
600 ml santan dari 1/2 butir kelapa tua 

Bahan rebus :
600 ml air
225 gr tempe semangit, dipotong-potong
200 gr tempe segar, potong-potong
3 bh cabe merah besar
10 bh cabe merah keriting
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 cm kencur
4 cm kunyit

Cara membuat :
1. Dalam sebuah panci tuangkan air dan masukkan semua bahan rebus. Semua bahan harus terendam air. Jika kurang, tambahkan airnya. Rebus semua bahan sampai matang dan air agak menyusut +- 15 menit.

2. Angkat dan tiriskan semua bahan rebus kemudian dihaluskan/diuleg bersama rebon. Air sisa rebusan jangan dibuang ya.

3. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus kemudian masukkan daun salam, daun jeruk dan lengkuas.  Tuangkan bahan tumisan ke dalam air sisa rebusan bumbu. Masukkan tahu, kikil dan kacang tholo beserta cabe rawit utuh.

4. Beri garam, gula dan santan. Rebus sampai mendidih dan koreksi rasanya. Jika suka boleh pake kaldu bubuk atau penyedap rasa. Masak sampai matang. Angkat dan sajikan bersama nasi hangat.



Tumis Tempe Tepung

Assalamu'alaykum


Setelah beberapa hari masak ikan, sekarang giliran tempe yang dijadikan korban. Rindu saya dengan tumis tempe. Biasanya tumis tempe dimasak pakai kecap, kali ini minus kecap. Lha saya rada bosan dengan kecap manis. Sekarang tempenya dimasak bareng tomat aja. Terus tempenya ditepungin dulu sebelum diolah. Enak lho tempe tepung dimasak dengan tomat. Cobain deh...

Bahan :
400 gr tempe
1 sdt garam
1 siung bawang putih, haluskan
Air secukupnya
100 gr tepung bumbu serbaguna
1 butir bawang bombay, iris memanjang
2 butir tomat merah, cincang kasar
3 lbr daun jeruk
½ sdt garam
1 sdt gula pasir
⅛ sdt merica bubuk
2 batang daun bawang, iris tipis
75 ml air

Bumbu tumbuk kasar :
4 butir bawang merah
1 siung bawang putih

Cara membuat :
1. Potong tempe dadu kecil. Sisihkan. Campur garam, bawang putih halus dan air. Rendam tempe dadu ke dalam air bumbu selama 10 menit. Tiriskan.

2. Taburi tempe dadu dengan tepung bumbu. Ratakan sampai terbalut rata. Goreng di dalam minyak panas sampai matang. Angkat dan tiriskan.

3. Tumis bawang bombay dan bumbu tumbuk sampai wangi. Menyusul tomat dan daun jeruk, aduk-aduk sampai layu.

4. Masukkan tempe tepung, daun bawang, garam gula dan merica. Tuangi air dan masak sampai air habis. Koreksi rasa. Matikan api dan sajikan.

Semur Bandeng Pedas


Assalamu'alaykum


Yess...masak bandeng lagi hihihi.... Jangan bosen yah kalo saya ngolah bandeng mulu. Lha karena di rumah punya panci presto, sayang dong kalo dianggurin. Lebih murah dan lebih enak bikin bandeng presto sendiri daripada beli. Selain itu durinya dijamin empuk karena merebusnya memang cukup lama. Beda jika beli bandeng presto di pasar. Durinya masih keras. Sudah dagingnya tipis, durinya keras lagi. Jadi ill feel kan makannya. Nah kali ini dimasak semur aja karena bumbu di dapur sedang lengkap. Saya tidak selalu stok bumbu selengkap sekarang. Jadi kalo mau masak semur atau gulai atau yang lain yang membutuhkan bumbu rempah komplit, biasanya beli mendadak. Supaya tidak hancur, goreng terlebih dahulu bandengnya sebelum dimasak semur. Sekarang capcus yuk resepnya. Silakaaaaannn....


Semur Bandeng Pedas
Adaptasi dari Semur Ayam Pedas

Bahan :
2 ekor ikan bandeng presto (800gr), potong 4 bagian masing masing
3 butir cengkih
2 kuntum bunga lawang
⅛ sdt kayumanis bubuk
⅛ sdt pala bubuk
1 butir bawang bombay, iris memanjang
10 cabe merah keriting, iris serong
8 sdm kecap manis
10 butir cabe rawit merah utuh
1 sdt garam
2 sdt gula merah/gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
600 ml air
2 butir tomat merah, potong 6 masing masing

Bumbu tumbuk :
1 sdt ketumbar sangrai
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4 butir kemiri

Cara membuat :
1. Goreng bandeng asal berkulit. Angkat, tiriskan.

2. Panaskan sedikit minyak, tumis cengkih dan bunga lawang sampai wangi  Masukkan bawang bombay, bumbu tumbuk, kayumanis bubuk dan pala bubuk, aduk sampai bumbu matang dan agak kering.

3. Masukkan bandeng, kecap manis, cabe rawit dan air. Bumbui garam dan gula pasir serta merica bubuk. Masak sampai meresap dan air menyusut.

4. Jika dirasa kurang, tambahkan air panas dan lanjutkan memasak sampai kuahnya kental. Terakhir masukkan tomat, masak sebentar dan matikan api.



Pempek Rebon

Assalamu'alaykum


Beberapa waktu yang lalu saya diundang pengajian untuk calon pengantin. Kebetulan yang empunya hajatan adalah orang Palembang. Di sana, kami ibu-ibu pengajian, disuguh makanan yang salah satunya adalah pempek. Pempek yang disajikan adalah pempek ikan (berasa ikannya tapi gak tau pakai ikan apaan). Bentuk pempek ini tidak seperti yang dijual pada umumnya seperti lenjer atau kapal selam. Tapi berbentuk bola-bola kecil dengan bentuk tidak beraturan. Pempek ini ada yang digoreng atau cukup direbus saja. Saya jadi kepingin nih bikin pempek model begini. Dan gak tau apa namanya pempek yang bulet-bulet ini. Kedipin mb Monica di Batam duyu aahh hihihi.....Tapi saya gak punya ikan di rumah. Sementara emak udah napsu banget sama pempek. Akhirnya memberdayakan rebon di kulkas. Resepnya adaptasi dari Pempek Dos. Setelah matang enak deh gak kalah sama pempek ikan. Kenapa ya gak dari dulu bikin pempek rebon sih hihihi.... Dari segi rasa orang rumah demen dengan pempek yang digoreng sebelum disajikan. Kalo saya, suka semuanya hahahah.....yang digoreng rasanya lebih gurih tapi rasa rebon jadi samar-samar. Kalo yang direbus malah lebih berasa rebonnya. Tidak sealot yang digoreng. Ya iya wong namanya juga direbus. Tapi keduanya tetep enak deh. Nah sebelum saya ngelantur kesana kemari, mending cekidot resepnya yuk.

Bahan:
700 ml air
1 sdm garam
4 sdm rebon
250 gram terigu serba guna
2 butir telur
400 gram tepung tapioka/aci/ kanji
Extra tapioka untuk taburan

Bahan kuah cuko :
500 ml air
200 gr gula merah, disisir
100 gr gula pasir
100 ml air asam jawa

Bumbu yang dihaluskan untuk kuah cuko (saya pakai blender) :
8 siung bawang putih beserta kulitnya
5 bh cabe rawit merah
5 bh cabe merah keriting
1/2 sdm garam

Cara membuat :
1. Kuah cuko : Dalam sebuah panci masukkan air, gula merah, gula pasir, air asam dan bumbu halus. Rebus sampai mendidih. Cicip rasanya. Jika kurang, bisa ditambah gula dan cuka. Angkat dan saring. Buang ampasnya. Sisihkan.

2. Siapkan blender bersih masukkan rebon dan garam. Tuangi air secukupnya (ambil dari 700 ml) asal blender bisa berputar. Proses sampai halus.

3. Siapkan panci, masukkan larutan rebon dan sisa air, rebus hingga air mendidih, aduk hingga bahan larut. Kecilkan api kompor, tambahkan tepung terigu, aduk cepat dengan menggunakan spatula kayu.

4. Aduk hingga adonan kalis dan matang. Lakukan dengan cepat karena adonan cepat mengeras dan gosong. Angkat dan biarkan hingga dingin.

5. Tuangkan adonan rebon+tepung yang telah dingin ke dalam mangkuk tambahkan telur kemudian uleni. Uleni asal rata saja.

6. Tambahkan tepung tapioka/kanji sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan rata. Jangan terlalu lama mengulen supaya hasilnya tidak keras. Hasil akhir sedikit lengket.

7. Siapkan air dalam panci cukup banyak. Didihkan.

8. Lumuri tangan dengan tapioka, ambil adonan sebesar bola pingpong. Segera masukkan ke dalam air mendidih, rebus hingga mengapung. Setelah mengapung lanjutkan merebus 5-10 menit supaya matang sampai ke dalam.  Tiriskan. Lakukan sampai adonan habis. Dinginkan.

9. Goreng pempek dalam minyak panas hingga permukaannya sedikit kecoklatan, angkat dan tiriskan. Sajikan bersama kuah cuko.



اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۙ  الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)."
(QS. Ali 'Imran: Ayat 2)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK