Laman

Jumat, 07 Maret 2014

Tahu Aci Bumbu Kacang

Assalamualaykum


Ketika saya bikin Sate Ayam Tanpa Tusuk tempo hari masih menyisakan sedikit bumbu kacang.
Bumbu kacang ini saya simpan di kulkas dan tadi pagi saya berdayakan kembali untuk membuat tahu aci. Dulu saya pernah bikin tahu aci dan itu adalah yang terakhir kali dibikin sebelum saya membuatnya lagi kemarin. Proses pembuatan sama, hanya sekarang acinya saya tuangi air panas supaya bisa menggumpal dan lebih mudah dioleskan ke atas tahu. Jika dulu saya hanya melarutkan aci pake air dingin, dan akibatnya mbleber, tidak bisa stay di atas tahunya. Tips ini saya contek dari Tabloid Saji. Tahu yang saya pake tahu kuning/tahu bandung kotak kecil. Sebenarnya ingin pake yang ukuran agak besar, kok nggak ada di tukang sayur. Maksudnya biar bisa dipotong segitiga gitu. Tapi nggak papa deh pake yang kotak, toh permukaannya masih bisa dilubangi untuk naruh adonan acinya. Jika di rumah tidak ada bumbu sate, pake saja bumbu kacang untuk cilok.

Tips untuk menggoreng aci supaya matang adalah pada penggunaan apinya. Gunakan api yang keciiillll supaya bisa matang sampai ke dalam. Ketika menggorengpun, adonan aci diletakkan di bawah/dasar wajan supaya matang duluan, sementara posisi tahu di atas. Jadi kebalik gitu. Tumpah nggak acinya ? Nggak tuh. Soalnya acinya lengket banget dengan tahunya. Setelah aci kelihatan kering, dibalik dan segera tusuk menggunakan pisau berujung tajam. Jika ditarik keluar adonan berwarna putih susu artinya belum matang. Segera balik supaya posisi aci ada di bawah kembali dan goreng sampai aci matang. Tapi jika yang keluar adalah warna BENING, ingat ya bening, artinya sudah matang. Lanjutkan menggoreng supaya tahu sedikit berubah warna. Setelah itu angkat dan tiriskan. Adonan aci yang tersisa bisa digoreng lho ya, jangan dibuang. Bentuk aja bulat-bulat menggunakan 2 bh sendok teh kemudian digoreng sampai matang dan garing. Hasilnya, kayak cireng !!

Bahan :
  • 15 bh tahu kuning kotak ukuran kecil
  • 125 gr aci/tapioka/kanji
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 125 ml air
  • 1/2 sdt garam
Bumbu kacang :
  • 150 gr kacang tanah goreng/sangrai/panggang, haluskan
  • 4 siung bawang putih utuh
  • 5 bh cabe merah keriting, potong-potong
  • 200 ml air
  • 1/2 sdt garam
  • 3 sdm gula merah/gula pasir
Cara membuat :
  1. Bumbu kacang : goreng bawang putih dan cabe sampai layu kemudian haluskan. Tumis bumbu halus ini sampai harum. Masukkan air dan kacang halus, beri garam dan gula. Setelah mendidih cek rasanya. Masak sampai kental, angkat dan sisihkan.
  2. Tahu aci : lubangi permukaan tahu menggunakan sendok teh. Haluskan hasil kerukan tahu tadi, sisihkan.
  3. Letakkan aci, bawang putih halus, dan daun bawang di dalam wadah agak besar, sisihkan.
  4. Rebus air dan garam sampai mendidih. Jika suka boleh diberi kaldu bubuk dan penyedap rasa.
  5. Tuang air mendidih ke dalam aci, aduk menggunakan sendok sampai rata. Adonan yang terbentuk sangat pekat, liat dan lengket. Masukkan tahu halus, aduk rata.
  6. Ambil satu buah tahu, oleskan adonan aci dengan menggunakan sendok teh. Lakukan terus sampai tahunya habis.
  7. Panaskan minyak yang cukup banyak, goreng tahu aci dengan posisi aci di bawah. Gunakan api kecil supaya aci benar-benar matang. Setelah kering dibalik, dan segera tusuk aci menggunakan pisau berujung tajam. Jika yang keluar adonan berwarna putih susu artinya belum matang. Segera balik supaya posisi aci ada di bawah kembali dan goreng sampai aci matang. Tapi jika yang keluar adalah warna BENING, ingat ya bening, artinya sudah matang. Lanjutkan menggoreng supaya tahu sedikit berubah warna. Setelah itu angkat dan tiriskan.
  8. Potong-potong tahu aci, letakkan di piring dan siram dengan bumbu kacang.
 

6 komentar:

  1. Enak dinikmati anget2 mbk....aplge kl hujan..sluurpt

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bu gulu enak dimakan anget-anget...

      Hapus
  2. suka deh baca2 resepnya yg simpel :D , salam kenal

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.