Laman

Kamis, 08 September 2016

Kue Cubit Toping Oreo Dan Keju

بسم الله الرحمن الر حيم
Assalamu'alaykum


Hari Rabu kemarin, pagi pagi, mendadak anak saya minta kue cubit untuk bekal sekolah. Kebetulan sekolahnya masuk siang.
Saya yang tidak terbiasa bikin kue secara mendadak terang aja rada bengong. Bukan apa apa. Mood saya sedang tidak ke situ. Apalagi setelah dhuhur saya juga harus ngaji ke musholla. Sehingga saya hanya fokus pada persiapan pengajian saja. Belum lagi masak untuk keluarga. Tapi tak apa sesekali bikin cemilan dengan sedikit gedabrukan hihi... Setelah cek bahan ok, saya segera bikin adonan. Resep ini dimodif dari kue cubit yang dulu pernah saya buat. Air diganti dengan susu dan ada penambahan yeast/ragi di dalamnya. Tujuannya supaya tekstur yang dihasilkan lebih empuk. Penggunaan jenis tepung dan cairan dimodif dikit juga. Untuk toping saya pake oreo dan keju cheddar yang ada di rumah. Tidak disangka kue cubit ini setelah sampai di sekolah ternyata disukai teman temannya. Alhamdulilaah.

Bahan :
1/2 sdt yeast/ragi instan
1/2 sdt gula pasir
225 ml susu cair hangat
3 butir telur ayam
125 gr gula pasir
50 gr margarine, lelehkan
1/8 sdt vanili bubuk
Ayak bersama :
1/4 sdt baking powder
250 gr tepung terigu serba guna
2 sdm tepung tapioka/aci/kanji
1/2 sdt garam

Toping :
Oreo, patahkan
Keju cheddar, diparut

Cara Membuat :
1. Dalam gelas campur yeast, gula pasir dan 100 ml susu cair. Tutup dan letakkan di tempat hangat sampai berbuih selama 5-10 menit. Sisihkan.
2. Kocok telur dan gula pasir hingga putih. Masukkan campuran tepung terigu sambil aduk perlahan hingga rata. Tambahkan margarine leleh, vanili, campuran yeast dan sisa susu , aduk rata (boleh dikocok pake mixer speed rendah supaya cepat rata). Diamkan selama 15 menit.
3. Panaskan cetakan kue cubit diatas api kecil, olesi margarine hingga rata. Tuang adonan kedalam lubang-lubang cetakan hingga 3/4 tinggi cetakan. Beri toping kemudian ditutup. Masak hingga matang. Sajikan.

Hasil : 30-35 buah

Note :
* Ketika adonan didiamkan selama 15 menit tidak mengembang tinggi seperti umumnya adonan yang menggunakan yeast. Ini karena jumlah yeast yang digunakan sedikit. Jadi adonan didiamkan bertujuan supaya lebih homogen saja. Ketika dipanggang barulah adonan akan naik sedikit.
* Adonan yang antri supaya diaduk-aduk sedikit, sesaat sebelum dituang ke dalam cetakan untuk menghindari lubang pada kue cubit.



وَلِلهِ يَسْجُدُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ مِنْ دَآبَّةٍ وَّالْمَلٰۤئِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ

Dan segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi hanya bersujud kepada Allah, yaitu semua makhluk bergerak (bernyawa) dan (juga) para malaikat, dan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri ~ QS. An-Nahl: Ayat 49

2 komentar:

  1. comot ah...
    eh mba, keren euy fotonya.. suka deh.. cerah gitu mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. makacih mb Monic. Entah deh, beberapa waktu belakangan ini lagi suka motret bright gini. Itu pun cuma pake hp aja. Ternyata nggak kalah sama pocket camera hasilnya

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.