Laman

Kamis, 07 Agustus 2014

Brownies Kukus Ketan Hitam Santan

Assalamualaykum


Dalam rangka menghabiskan sisa putih telur di kulkas sebanyak 3 butir akhirnya tergerak bikin brownies kukus.
Kebetulan di rumah ada stok ketan hitam jadi diberdayakan saja sekalian. Putih telur yang dipakai sudah berumur seminggu di kulkas sehingga ketika dikocok saya tambahi emulsifier supaya bisa mengembang. Awalnya sih nggak pake emulsi tapi karena nggak mengembang saya masukkan saja emulsifiernya sebanyak 1 sdt. Mungkin karena umurnya sudah terlalu "tua" jadi putih telurnya nggak mau mengembang, padahal sudah dikeluarkan dan didiamkan sampai suhu ruang. Resepnya asal suka-suka ya menyesuaikan stok bahan di dapur saya. Ketika mengocok telur terjadi insiden gas habis. Sempat panik sih karena waktu brownies ini dibuat, masih dalam suasana libur lebaran jadi banyak agen gas yang tutup. Belum lagi stok gas yang habis di warung/kios. Jadi pembuatan kue sempat terhenti 30 menit karena butuh waktu untuk beli gas. Adonan saya hentikan proses pembuatannya setelah bahan kering (tepung) masuk. Tujuannya untuk meminimalisir kue jadi bantat. Jadi larutan coklat blok belum masuk karena ada kandungan lemak dan minyak di dalamnya. Tau sendiri kan kalo lemak/minyak mudah mengendap. Alhamdulillah dengan cara begini brownies kukus saya tetap sukses dan tidak bantat. Mungkin tertolong juga berkat penggunaan emulsifier di dalamnya. Setelah matang rasanya tidak terlalu manis tapiiii ih enak bingits...


Bahan :
75 gr Dark Cooking Chocolate/DCC (coklat blok warna gelap/hitam ), parut/serut kecil-kecil
100 ml santan kental instan
25 ml minyak goreng
3 butir putih telur (jika tidak ada ganti saja dengan 2 butir telur utuh)
2 butir telur utuh
125 gr gula pasir
1/8 sdt garam
1/8 sdt vanili bubuk
1 sdt cake emulsifier (SP/TBM/Ovallet, pilih salah satu)
100 gr tepung ketan hitam
30 gr coklat bubuk
50 gr coklat meises/coklat beras

Cara membuat :
  1. Tim DCC sampai meleleh. Masukkan santan kental dan minyak goreng, aduk rata dan dinginkan.
  2. Panaskan kukusan supaya mendidih airnya dan siapkan loyang bulat diameter 18cm, alasi kertas roti dan olesi minyak goreng di dasar loyang. Dinding loyang biarkan kering saja supaya kue tidak menciut setelah matang.
  3. Kocok semua telur, gula, garam, vanili dan cake emulsifier dengan mixer speed maksimal sampai kental, putih dan mengembang selama ± 10 menit.
  4. Masukkan campuran tepung ketan hitam dan coklat bubuk dengan cara diayak. Kocok dengan speed rendah sampai rata. Matikan mixer.
  5. Masukkan larutan coklat santan dengan cara dipancing. Caranya ambil 3-4 sendok sayur adonan telur tepung, masukkan ke dalam larutan coklat dan aduk rata. Kembalikan larutan coklat ke dalam adonan telur tepung, aduk balik sampai rata.
  6. Tuang setengah bagian adonan ke dalam loyang dan kukus selama 10 menit. Keluarkan dari kukusan dan taburkan coklat meises. Tuangkan sisa adonan dan kukus kembali selama 20 menit.
  7. Keluarkan loyang dari kukusan dan diamkan brownies di dalam loyang selama 15-20 menit supaya kokoh teksturnya. Kikis dinding loyang menggunaan pisau tipis dan balik di atas rak. Dinginkan.
Note : ketika menaburkan coklat beras jangan terlalu ke pinggir sampai menyentuh dinding loyang. Hal ini akan berakibat lapisan brownies tidak bisa menempel dengan lapisan sebelumnya. Beri jarak 1-2 cm dari pinggir loyang supaya adonan bisa melekat ke lapisan bawah.


8 komentar:

  1. heummm..enakkkkk,ngiler tiap kesini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener enyak ini browniesnya...(ngomporin)

      Hapus
  2. Balasan
    1. udah habis bu guluuu hihi...

      Hapus
    2. aku juga ada putel, sisa bikin nastar... hehehe....
      masih bagus gak yah?

      Hapus
    3. dicoba aja bu gulu. Itu putelku udah seminggu di kulkas masih bisa dipake tuh...

      Hapus
  3. dulu aku pernah buat mbak... hasilnya lebih legit ya mbak... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ampun sampe kelewatan nih jawabnya. Iya lebih legit dan gurih rasanya.

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.