Laman

Selasa, 05 Agustus 2014

Choco Chips Cookies

Assalamualaykum


Salah satu kue lama yang saya pelajari dulu ketika masih seneng bikin kukis. Ketika muncul kukis dengan kandungan chocochips yang banyak di pasaran dengan merk yang terkenal itu saya penasaran ingin membuatnya.
Setelah cari-cari resepnya di majalah dan tabloid waktu itu saya pun akhirnya bisa bikin juga. Tapi belum begitu sukses, maksudnya masih keras dan belum renyah gitu. Berulangkali mencoba tapi belum pas juga. Akhirnya bosen deh bikin chocochips cookies dan saya berhenti membuatnya. Sampai beberapa tahun saya absen bikin (belasan tahun ada kali karena merasa bosen dan nggak menantang lagi, cieee...) dan lebaran kali ini rindu ingin bikin lagi. Resepnya sudah  diutak atik dan saya cemplungi sereal coklat (misal coco crunch) karena kemecer ada sereal coklat di TBK. Biasa lapar mata. Setelah matang alhamdulillah hasilnya nggak terlalu manis tapi disukai orang rumah. Jika suka manis boleh ditambah gula lagi ya. Dan ini adalah kukis terakhir yang saya buat. Rencana sih mau bikin lebih banyak tapi karena saya eneg bau mentega jadi stop aja deh yang bikin kukis hihi...

Bahan :
100 gr mentega
50 gr margarin
150 gr gula halus
1/2 sdt vanili bubuk
4 butir kuning telur
275 gr tepung terigu
50 gr tepung jagung
75 gr sereal coklat (misal coco crunch), remas kasar
75 gr kacang tanah kupas panggang, tumbuk kasar
100 gr choco chips

Cara membuat :
  1. Kocok mentega, margarin, gula halus dan vanili sampai rata saja (± 30 detik). 
  2. Masukkan kuning telur dan kocok sampai rata. matikan mixer.
  3. Masukan tepung jagung dan terigu sambil diaduk menggunakan spatula sampai rata. menyusul sereal coklat, kacang tumbuk dan sebagian choco chips.
  4. Panaskan oven dengan suhu 140-150°C. Siapkan loyang kue kering alasi kertas roti dan olesi margarin.
  5. Ambil adonan sebanyak 1/2 sdm, bentuk bulat dan pipihan. Letakan di atas loyang, tusuk-tusuk dengan garpu permukaannya. Taburi dengan sisa choco chips.
  6. Panggang dalam oven selama 20-25 menit sampai dasarnya berwarna kuning kecoklatan. Angkat dari oven dan biarkan agak keras. Pindahkan ke atas rak dan dinginkan.

8 komentar:

  1. heumm,kerasa harumnyaaa.....ponakanku paling yg diambil choco chipsnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangankan ponakan, diriku juga gitu kok hihi...

      Hapus
  2. minal `Aidin walfaidzin mba Rina cayang... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. minal aidin wal faizin juga buat mb lina *sambil bayangin peyuk bu gulu yang xl size hahahaaa....*

      Hapus
  3. Mamaku biasanya jua suka buat yang sepertii itu mbak apalagi kalau mendekati lebaran seperti kemarin :)
    Saya masih ingat, waktu saya masih kecil suka makan choco chipsnya saja tapi sekarang gak gitu lagi kok (makan dengan kuenya juga)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi...hampir semua anak-anak mesti gitu ya diambilin choco chipsnya kalo makan kukis ginian....

      Hapus
  4. Halo Bloger! Gabung yuk!! di myTasteIndonesia.com!!!

    Di sana Anda bisa "Discover" (menemukan) lebih dari 39 ribu resep masakan nusantara, "Share" (berbagi) resep-resep masakan Anda ke semua teman-teman myTaster di seluruh dunia, dan juga! Anda bisa membuat buku masak pribadi Anda di laman kami dan "Save" (simpan) sebagai resep-resep favorit Anda sehingga kita bisa saling bersosialisasi di dalamnya. "Discover, Save and Share Recipes" on myTaste! "Indahnya Saat Berbagi".

    Banyak blog yang telah menjadi anggota dan mendapatkan keuntungan dari publikasi di situs kami. Tambahkan blog Anda di link ini: http://www.mytasteindonesia.com/tambahkan_blog_anda

    Bila ada pertanyaan jangan sungkan untuk hubungi kami di:
    info@mytasteindonesia.com

    Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya!

    Salam myTaste Indonesia,
    Immanuel Kabuhung

    BalasHapus
  5. wahhhh...pasti meriah ni lebaran di rumah mb rina... ^_^

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.