Halaman

Rabu, 01 Maret 2017

Eggless Banana Loaf Bread

Assalamu'alaykum


Alhamdulillah masi diberi kesempatan ngeblog lagi meski cuma repost dari IG.
Seperti biasa saya yang di rumah paling demen pisang, suka gatal liat pisang di rumah. Kadang sengaja beli agak banyak biar bisa diolah jadi cemilan. Resep ini sengaja tanpa telur untuk memberi alternatif olahan cake bagi yang alergi telur. Resepnya mudah tinggal aduk aduk pakai whisker atau spatula. Cuma cara panggangnya pake steam bake atau ditim. Maunya sih untuk mendapatkan tekstur moist dan lembut. Dan alhamdulillah tercapai deh apa yang saya inginkan. Yuk ceki ceki resep.

Bahan :
250 gr terigu serbaguna
1 sdt baking powder
½ sdt soda kue
115 gr gula pasir
⅛ sdt garam halus
200 gr pisang uli tanpa kulit (paling wangi pakai pisang ambon) 🍌🍌🍌
200 ml homemade buttermilk (180ml susu cair hangat + 20 ml air jeruk lemon/nipis/cuka)
60 ml minyak goreng

Taburan : wijen, almond slice, keju parut, choco chips

Cara membuat :
1. Siapkan loyang loaf ukuran 20x10x8cm, alasi kertas roti, olesi minyak/margarin, sisihkan. Panaskan oven suhu 180' C. Siapkan loyang yang lebih lebar dan air mendidih untuk steam bake.
2. Ayak jadi satu terigu, baking powder dan soda kue. Masukkan garam dan gula pasir, aduk rata, sisihkan.
3. Dalam mangkuk sedang, lumatkan pisang 🍌🍌 menggunakan garpu, kasar saja.
4. Masukkan pisang lumat 🍌🍌 ke dalam tepung. Menyusul buttermilk sedikit demi sedikit, sambil diaduk menggunakan spatula sampai rata. Terakhir masukkan minyak goreng, aduk rata. Adonan yang terbentuk kental dan pekat.
5. Tuang ke dalam loyang, taburi wijen, almond, keju dan chocochips.
6. Panggang dalam oven dengan metode steam bake selama 60 menit. Lakukan test tusuk di bagian tengah hingga ke dasar loyang, untuk mengetahui tingkat kematangan. Jika lidi keluar bersih artinya sudah matang. Segera keluarkan dari oven. 

Notes :
* Metode steam bake (au bain marie/ditim) adalah memanggang cake dengan bantuan air panas/mendidih. Tuang air mendidih di loyang yang lebih lebar dan masukkan loyang cake ke dalamnya kemudian panggang sampai matang.
* Steam bake yang saya pake adalah meletakkan loyang berisi air mendidih di rak bawah dan loyang cake di rak atasnya. Hal ini dikarenakan loyang yang dipakai berpatri (ada sambungannya) sehingga dikhawatirkan air akan merembes ke dalam adonan yang bisa membuat bantat.
* Tujuan steam bake adalah untuk mendapatkan tekstur cake yang lembut dan moist. Selain itu penampilan cake juga lebih unik karena bagian dasar tidak berkulit. Bisa mencegah cake jadi hangus, asalkan air tidak habis duluan sebelum proses memanggang selesai.






Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا   ۖ   وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ  ؕ  اِنَّهٗ لَـكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 168)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

8 komentar:

  1. taburannya banyak banget.. nyam2 deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mumpung ada stok dipake aja semua. Kemaruk wkwkkk....

      Hapus
  2. Waalaikumsalam.
    Salam kenal, mba Rina.
    Beberapa hari kemarin cuma intip judul dan foto-fotonya, tapi hari ini saya tertarik membaca resep yang mba Rina bagikan karena bahannya tanpa telur. Eh tapi, ada baking soda. Saya suka maju mundur cantik bila menemukan resep menggunakan BS dan seringnya saya ganti BP, walaupun saya tahu hasilnya pasti tidak sama. Soalnya BS yang beredar di sini kurang meyakinkan, mba dan saya belum pernah liat BS ber-merk.

    Oh iya, mau bilang juga mba Rina keren deh. Ada Kutipan ayatnya juga. Jadi membaca resep di Dapur Manis dapat bonus baca ayat Al-Qur'an dan terjemahannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang betul apa yang Sitti bilang. Jika tanpa telur, harus pakai BP dan BS supaya bisa mengembang. Sampai sekarang belum bisa mendapatkan bahan pengganti untuk keduanya, jika membuat eggless cake. Saya sendiri merasa dilema. Satu pihak ingin mengurangi konsumsi telur, di sisi yang lain tidak ingin menggunakan bahan sintetis yang jelas bisa merugikan tubuh jika terlalu sering dikonsumsi.

      Beberapa bulan terakhir memang sering menyelipkan ayat Quran dengan tujuan mengingatkan pada diri sendiri. Ayat yang dikutip, biasanya yang berasa jleb di hati ketika membacanya. Jika bisa mendapat manfaatnya, alhamdulillah...

      Hapus
  3. Suka... resep tanpa telur gini. Weekend coba, ah.
    Btw, saya berhasil bikin kue sus & puding Karamel tanpa telur dari resep di blog ini lo. Trims, Mba Rina 😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maa syaa allah....kalo sukses gini suenengnyaaaa bukan kepalang diriku ini hihi....

      Yuk bikin resep yang lain dan good luck.....

      Hapus
  4. Tuh kan...mba Rina jgn males2 ngeblog lg ya. Bmyk yg butuh resep2 buat pilihan alternatif di rumah. Khususnya buat qta emak2 hihiii....

    Rini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi....tau nih si males lagi rajin berkunjung pada diriku. Mood yang kurang bagus juga ikutan nimbrung padahal sudah bookmark resep sekian banyak tapi yaaa gitu deh....

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.