Laman

Senin, 07 September 2015

Tempe Goreng Kucai

Assalamualaykum


Beberapa hari yang lalu ketika ke pasar, saya ketemu dengan yang  namanya kucai. Tau nggak kucai ?
Kucai itu bentuknya daun panjang kecil-kecil warna hijau. Jika dibandingkan daun bawang jauh beda ya. kalo daun bawang tangkainya gede-gede, kalo kucai kecil-kecil gitu. Kucai ini enak dijadikan campuran tempe tepung atau bakwan. Bisa sebagai alternatif pengganti daun bawang. Harganya juga murah. Seikat cuma 2 ribu aja. Untuk bikin mendoan cukuplah. Dari segi aroma menurut saya lebih sedep dan lebih enak daun bawang. Oleh karena itulah kucai jarang ditemui karena orang lebih suka dan lebih familiar dengan daun bawang. Tapi tetep enak kok dibuat tempe tepung. Jadi jika tidak ketemu daun bawang, bisa pake kucai ini. Dan akhirnya setelah matang tempe tepung ini habis juga oleh penghuni rumah.

Bahan :
300 gr tempe, iris tipis
100 ml air untuk rendaman
175 gr terigu
225-250 ml air
1 ikat (50-75 gr) kucai, iris halus
minyak goreng yang cukup banyak

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1/4 sdt merica
3 butir kemiri
2 cm kunyit
garam secukupnya

Cara membuat :
  1. Setelah bumbu dihaluskan ambil +- 1/3 bagian dan campur dengan 100 ml air. Koreksi rasanya, jika kurang asin tambahkan garam. Masukkan tempe yang telah diiris tipis, rendam selama10-15 menit.
  2. Dalam sebuah mangkok yang agak besar, campur sisa bumbu halus dan terigu, tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata, sampai kekentalan yang diinginkan. Masukkan irisan kucai. Koreksi rasanya.
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak. Celupkan tempe ke dalam adonan terigu, goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai matang. Sajikan hangat bersama cabe rawit.

2 komentar:

  1. Kalau di Batam, ada terus mba daun kucai, banyak yang jual, tapi yang sama sekalian bonggolnya....
    eh btw saya sudah coba resep cireng mba Rina yang sudah lama sekali dibookmark, makasih ya mba resepnya, enak mba, cuma karena buatnya ketebelan jadi cepat sekali lembeknya,he he he
    lain kali kalau buat mau buat tipis aja deh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. aiiihhh mba Monica apa kabar ? Lama nggak ketemu.
      Kalo kucai sama bonggolnya malah belum pernah liat, taunya udah tinggal daun sama batang dikiiit. Jadi penasaran kayak apa bonggol kucai.
      Gimana cirengnya, enak kan hihi...kalo ketebelen kurang renyah ya rasanya. Memang cepet melempem sih, apalagi kalo dah dingin, berminyak banget. Yuk bikin lagi biar puas makan cireng

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.