Laman

Senin, 17 Agustus 2015

Lapis Susu

Assalamualaykum


Cemilan akhir pekan di rumah saya yang sudah lama ingin dibuat nih teman. Bahan yang mudah dan murah selalu membuat saya tertarik untuk membuatnya.
Membuat kue lapis memang butuh kesabaran untuk mengukusnya. Semakin banyak lapisan yang ingin dibuat semakin lama proses pengukusannya. Bahan yang digunakan ini tergolong ekonomis ya karena cuma butuh telur 2 butir saja. Cara bikinnya juga mudah cuma diaduk-aduk saja pake whisker atau spatula. Jika ingin lebih cepet pake mikser pun juga boleh. Satu resep di bawah ini untuk loyang ukuran 18x18x7cm, hasilnya pas dengan tinggi loyangnya. Jika ingin lebih tipis gunakan loyang lebih lebar ya, ukuran 20cm gitu. Setelah matang dan dingin, baru bisa dipotong karena tekstur kue lebih padat. Ketika bapaknya anak-anak nyicip, spontan langsung bilang enak. Wangi pula. Alhamdulillah. Hasilnya memang sedikit padat dan kenyal dengan tingkat kemanisan yang pas.


Bahan :
300 gr terigu
100 gr tapung tapioka/kanji/aci
50 gr susu bubuk
300 gr gula pasir
½ sdt vanili bubuk
¼ sdt garam halus
2 butir telur, kocok lepas
1.000 ml (1 liter) susu cair
50 ml susu kental manis
2 sdm coklat bubuk larutkan dalam 75 ml air panas
¼ sdt pasta pandan

Cara membuat :
  1. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18x7 cm. Alasi plastik semua bagiannya termasuk sisi loyang kemudian olesi minyak goreng, sisihkan. 
  2. Dalam wadah besar campur terigu, tapioka, susu bubuk, vanili dan garam. Masukkan telur dan tuangi susu cair sedikit demi sedikit menggunakan whisker (pake mixer listrik juga boleh, gunakan speed rendah saja) sampai rata. Jika adonan berbutir-butir jangan segan untuk menyaringnya.  Masukkan susu kental manis, aduk rata. 
  3. Ambil 150 ml adonan kemudian beri pasta pandan, sisihkan. Sisa adonan dibagi dua. Satu bagian diberi larutan coklat dan sisanya biarkan putih/plain. 
  4. Panaskan kukusan sampai mendidih dan beruap banyak. Tuang 150 ml adonan putih ke dalam loyang kemudian kukus sampai keras/beku selama 6-7 menit. Tuang 150 ml adonan coklat dan lanjutkan mengukus sampai keras/beku juga selama 6-7 menit. Lakukan berulang-ulang sampai kedua adonan habis. 
  5. Terakhir tuang adonan pandan kemudian kukus selama 10 menit. Setelah keras, buka tutup kukusan dan lanjutkan mengukus selama 10-15 menit supaya permukaan kue jadi mengering dan tidak mudah basi. Selanjutnya angkat dari kukusan dan biarkan dingin di dalam loyang supaya kokoh teksturnya. Setelah dingin keluarkan dan potong-potong. Sajikan.
Note :
* seringkali kita merasa kesulitan ketika ingin memotong kue lapis model begini. Karena tekstur yang agak lengket biasanya akan menenpel di pisau yang mengakibatkan hasil potongannya kurang cantik. Tapi jangan khawatir saya punya solusinya kok. Jika akan memotong kue lapis, gunakan pisau plastik yang sudah dioles minyak. Pastikan pisaunya yang kokoh supaya kuat memotong kue yang padat. Jika tidak punya pisau plastik (seperti saya), gunakan saja benang jahit ! Iya nggak salah baca. Pake benang jahit. Benang ini bisa menggantikan fungsi pisau. Dan jangan under estimate lho sama benang ini. Hasil potongannya bisa rapi jali. Cobain deh kalo nggak percaya. Caranya ambil seutas benang kemudian pegang dengan tangan kedua ujungnya. Genggam yang kuat kemudian gunakan untuk memotong kue lapis. Lihat hasilnya. Pasti hasilnya tidak kalah dengan yang dipotong menggunakan pisau.


7 komentar:

  1. Makasih resepnya mbak Rini, dah lama saya nyari2 resep ini..

    BalasHapus
  2. Terimakasih resepnya mb Rina,aku sedang nyari kueh lapis tanpa santan,seharian ini ubleg ubleg gugel,semua pakai santan,terpikir mau ganti susu,eh jalan ke blog ini malah langsung nemu resep ini...sayang telat jalan jalannya,sekarang sedang on proses apam nasi yang tanpa santan,besok aku nyoba resep ini yah. . . sedang menghindari santan untuk sementara.hehehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama mb linda. Met bikin lapis susu. Dan moga pantangannya segera berakhir. Get well soon yah

      Hapus
  3. Rapi banged mbak lapisnya...dicatet resepnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi...itu karena motongnya pake benang jahit mbak. Jadinya bisa rapih tuh lapisnya...

      Hapus
  4. Mba, klo tep.terigunya diganti sama tep,beras, bisa nggak?

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.