Laman

Selasa, 05 Mei 2015

Seblak Kerupuk dan Makaroni

 Assalamualaykum


Alhamdulillah, beberapa hari terakhir Ciledug diguyur hujan setelah menghabiskan hari-hari terakhir di bulan April dengan panas yang cetar luar biasa.
Permintaan yang dikabulkan Allah sungguh membuat hati saya bersyukur. Hawa jadi adem dan terasa nyaman. Sebagai konsekuensinya perut jadi lapar. Permintaan anak dan suami adalah minta dibuatin seblak. Tapi pake kuah. Ok ok. Apa sih yang tidak saya buatkan untuk kalian semua hehe....Untuk seblak ini saya memakai kerupuk ikan dan makaroni yang ada di rumah. Kebetulan ada stok kaldu ayam, jadi saya masukin sekalian. Tapi sedikit saja supaya tidak terlalu berat rasanya. Seblak ini termasuk snack yang berat alias cepet bikin kenyang. Cara bikinnya agak beda dengan yang dulu itu. Waktu itu kerupuknya direndam air hangat dulu supaya lunak baru dimasukkan ke dalam tumisan. Kali ini krupuk mentah kering langsung saya rebus saja ke dalam air bumbu. Tapi makaroninya sudah direbus duluan biar nggak kelamaan matengnya. Niatnya sih bikin seblak kuah. Tapi kuahnya cepet banget habis diserap oleh krupuk dan makaroninya. Jadinya malah nyemek-nyemek gitu (berkuah dikit maksudnya). Tapi tetep aja habis. Enak sih. Apalagi dinikmati waktu perut lapar wah enaknyaaa...


Seblak Kerupuk dan Makaroni
Sumber : Seblak Basah
Modif : Rina Audie

Bahan :
75 gr makaroni pipa
125 gr kerupuk ikan mentah
2 bh sosis, potong bulat-bulat
4 bh bakso, potong sesuai selera
1 batang daun bawang, iris tipis
100 ml air kaldu
400 ml air biasa
1/2 sdt garam
1/2 sdt gulapasir
1/4 sdt merica bubuk
bawang goreng untuk taburan

Bumbu halus :
2 butir bawng merah
3 siung bawang putih
5 bh cabe merah keriting
2 bh cabe rawit merah
2 cm kencur

Cara membuat :
  1. Rebus makaroni dalam air mendidih dan sedikit garam sampai matang. Angkat dan tiriskan. Rendam dalam air dingin supaya tidak lengket. Tiriskan.
  2. Tumis bumbu halus sampai wangi dan matang. Aduk-aduk menggunakan api kecil sampai agak kering. Menyusul daun bawang, aduk rata sampai layu. Masukkan kaldu, air dan beri garam, gula serta merica. Biarkan mendidih. Jika suka kaldu bubuk/penyedap rasa boleh ditambahkan.
  3. Masukkan kerupuk mentah dan rebus sampai lunak. Setelah kerupuk matang masukkan makaroni, sosis dan bakso.
  4. Aduk sampai rata. Koreksi rasanya. Jika pada tahap ini kuah dirasa menyusut banyak, tambahkan air panas dan setelah mendidih matikan apinya. Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng.


    7 komentar:

    1. Ihhierrt ada yg baru nih..alasnyaaaaa hehe
      kapan hari sangking pingin seblak bikin sendiri.makan sendiri.kepedesan sendiri haha...

      BalasHapus
    2. Ihhierrt ada yg baru nih..alasnyaaaaa hehe
      kapan hari sangking pingin seblak bikin sendiri.makan sendiri.kepedesan sendiri haha...

      BalasHapus
      Balasan
      1. iya nih merawani alas baru hehe...sebenarnya yang baru tuh catnya, kalo tripleknya udah lama, ngembat alas kasur hihihi...
        enak ya seblak. Tapi paling enak ya kalo pedesnya nendang gitu. Kalo nggak pedes cepet kenyang perasaaan

        Hapus
    3. Kerupuk asal krupuk ikan gt ato ada kententuan khusus mba(duuh apa ya bhasanya) mslhnya dijogja blm prnh aku icip yg namanya seblak,pengen cobain..oiya thks bgt resep2nya mba,palagi bntr lg puasa,gk bingung masaknya,takaran bumbu diresep mba okayy bgt...

      BalasHapus
      Balasan
      1. kerupuk apa saja bisa kok. Pake kerupuk udang juga boleh. Aslinya di bandung sono pake kerupuk merk tertentu. Tapi makin ke sini kerupuk dan bahan lain yang dipake makin bervariasi. Cobain bikin deh mbak. Semoga disukai ya...

        Hapus
    4. aku ijin contek resepnya yo mbakkkkk,,,,,, :)

      BalasHapus

    Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.