Halaman

Rabu, 14 Mei 2014

Lemper Goreng Isi Abon

Assalamualaykum


Tanpa saya sengaja ketika buka stok logistik saya mendapati ada sekantung kecil beras ketan. Kebiasaan buruk deh kalo nyimpen beras ketan mesti lupa.
Ketika dibuka Alhamdulillah masih bagus dan tidak kutuan. Segera mikir bikin cemilan yang mudah dan nggak repot. Karena masih ada abon sapi di rumah langsung kepikir bikin lemper goreng isi abon. Salah satu ide lama yang belum terlaksana karena sering kemecer resep baru. Seumur-umur saya bikin lemper baru dua kali, hihi...habis kurang suka sih sama lemper. Saya lebih suka ketan urap dari pada lemper. Ogah membentuknya gitu (ketauan males). Tapi kali ini saya bertekat untuk lebih rajin (halah) untuk mengeksekusi si beras ketan. Dan setelah matang segera nyicip sedikit (walah cheating ini namanya). Rasanya alamaakk enak banget. Tapi saya merasa terlalu besar membentuknya. Rasa malesnya masih kebawa karena buru-buru pingin selesai. Apalagi pake insiden gas habis. Duh bikin rencana awal jadi berantakan. Satu resep di bawah menghasilkan 13 buah lemper goreng. Tapi jika ingin lebih banyak bisa diperkecil ukurannya. Cara bikinnya juga gampang dan sama seperti masak ketan pada umumnya. Setelah matang tinggal diisi abon, celupin telur, digulingkan di atas tepung panir dan digoreng.

Bahan :
250 gr beras ketan, rendam 2 jam
200 ml santan dari 1/4 butir kelapa
1/2 sdt garam
1 lbr daun pandan
100 gr abon sapi

Pelapis :
50 gr tepung terigu
1 butir telur (bisa diganti larutan terigu dan air)
100 gr tepung panir kasar

Cara membuat :
  1. Tiriskan beras ketan kemudian dicuci bersih. Kukus selama 20 menit sampai setengan matang. Angkat.
  2. Rebus santan, garam dan daun pandan sampai mendidih. Tuang santan mendidih ke dalam ketan, aduk rata dan biarkan 10 menit supaya meresap. Kukus kembali sampai matang selama 30 menit. Angkat dari kukusan.
  3. Ambil selembar plastik dan olesi dengan minyak goreng. Letakkan 1 sdm ketan, beri abon kemudian bulatkan sambil dipadatkan. Bentuk menjadi oval. Lakukan sampai ketan habis (pada tahap ini sudah disebut lemper ya).
  4. Gulingkan lemper ke atas tepung terigu, celupkan ka dalam telur dan gulingkan ke atas tepung panir. Diamkan selama sedikitnya 15 menit supaya tepung panir lebih melekat.
  5. Panaskan minyak goreng cukup banyak. Goreng lemper dalam minyak panas sampai berubah warna. Angkat dan tiriskan.

7 komentar:

  1. wah,baru tau ada lemper goreng hehehe,,,lemper biasa aja enak apalagi pake tepung panir ^^
    gpp sekali2 cheating mbk yg penting habis itu dihajar pake buah,eh ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak lho lemper goreng gini. Kalo alm bapak paling suka lemper bakar. Jadi lemper yang dibungkus daun itu dibakar di atas api beserta daunnya. Wangi deh...
      Iya kemarin cheating jam 10 siang, hihi...abis itu dihajar buah. Sorenya 'ngembek' (makan lalap mentah) yang banyak buat penebus dosa...

      Hapus
  2. ✗ί✗ί✗ί✗ί ✗ί✗ί✗ί✗ί :D kayane enak bgt lho mba Say

    BalasHapus
    Balasan
    1. apanya yang enak ? Cheatingnya ? Ya iyalah wong cheating itu selalu nikmat kalo dilanggar, wakakakaaa....tapi konsekuensinya ya tanggung sendiri. Aku kalo cheating trus nggak makan makanan penebus dosa, besok pagi pas bangun tidur mesti pegel banget kayak digebuki, hihi....

      Hapus
  3. kalau ini....saya suka..saya suka.....
    jadi iri ...mb rina rajin banget masak dan buat kue...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini buat buang waktu aja daripada bengong dan bosen di rumah ya nguprek di dapur. Kalo masak sih tiap hari karena kalo jajan kadang rasanya kurang cocok.

      Hapus
  4. Thanks resepnya ya :) Izin share ..

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.