Halaman

Selasa, 25 Maret 2014

Double Chocolate Banana Bread With Peanut Butter Icing

Assalamualaykum


Bikin banana cake lagi lagiiii.....Kali ini saya pingin banana cake yang pake coklat agak banyak. Biar nyoklut.
Ini gegara googling resep dan nyantol di blognya Tina's Chic Corner. Resep ini sangat mudah dan lumayan hemat. Tapi biar begitu saya tetep gatel utak-atik resepnya, karena menyesuaikan bahan yang ada. Mentega yang ada dalam resep saya ganti dengan minyak sayur. Krim asam (sour cream) juga saya ganti homemade buttermilk karena nggak punya. Proses pembuatannya gampang hanya modal mixer dan dikocok seperti metode butter cake dengan speed rendah, asal rata saja. Karena saya ingin pake loyang lebar ukuran 18x18 cm adonan dikonversi sedemikian rupa supaya pas dengan volume loyang.

Untuk mempercantik dan menambah rasa, kue ini disajikan dengan icing selai kacang. Tapi saya nggak punya selai kacang dan hanya ada kacang tanah di kulkas. Jadi saya memberdayakan yang ada di rumah sambil dimodif sedikit untuk bahan dan cara membuatnya. Icingnya nanti dituang setelah kuenya dingin ya. Biar cepat mengeras segera masukkan kulkas dan kue siap disajikan. Sebelum disiram icing saya nyicip sedikit yang polos, hmmm....enak. Coklat dan pisang banget. Setelah disiram icing lebih nonjok lagi, paduan pisang, coklat dan kacang. Lebih enak dimakan ketika sudah masuk kulkas dan padat. Selain itu tidak terlalu beremah ketika dipotong. Ketika disajikan dengan icing, bapaknya anak-anak bilang "ini disiram bumbu pecel ya ?". Hah ???!! Seketika saya langsung ketawa. Soalnya sebelum bikin icingnya saya bikin bumbu pecel untuk makan besok. Masak iya banana bread disiram bumbu pecel, hahahaaa.....


Double Chocolate Banana Bread With Peanut Butter Icing
Sumber : Tina's Chic Corner
Modif : Rina Audie

Bahan :
  • 100 ml minyak goreng
  • 100 gr gula halus, ayak supaya tidak berbutir-butir
  • 1 butir telur
  • 350 gr pisang ambon/uli, haluskan kasar menggunakan garpu
  • 175 ml homemade buttermilk (175 ml susu cair hangat + 1 sdm air lemon/jeruk nipis)
  • 150 gr terigu
  • 50 gr tepung jagung/maizena
  • 50 gr coklat bubuk
  • 1 sdt soda kue
  • 2 genggam choco chips

Peanut Butter Icing :
  • 75 gr kacang tanah sangrai/panggang, tumbuk halus
  • 3 sdm gula halus
  • 50 ml susu cair
  • 3 sdm margarin

Cara membuat :
  1. Banana Cake : Panaskan oven 180°C dan siapkan loyang ukuran 18x18x7cm, alasi kertas roti dan olesi margarin, sisihkan.
  2. Kocok minyak goreng dan gula halus menggunakan mixer speed rendah sampai rata. Masukkan telur, pisang halus dan homemade buttermilk, kocok lagi sampai rata.
  3. Campur terigu, tepung jagung, coklat bubuk dan soda kue. Masukkan ke dalam adonan minyak sambil diayak. Kocok lagi sampai rata. Matikan mixer. Adonan yang terbentuk agak encer ya tidak sekental ketika membuat banana bread biasa. Masukkan sebagian choco chips dan aduk.
  4. Tuang ke dalam loyang, taburi sisa choco chips. Panggang dalam oven selama 50-60 menit. Lakukan test tusuk. Keluarkan cake dan dinginkan.
  5. Peanut Butter icing : Campur susu dan gula halus, panaskan dengan api kecil sampai gula larut. Masukkan kacang tumbuk, aduk rata. Setelah rata masukkan margarin dan matikan api. Aduk supaya margarin meleleh.
  6. Setelah kue dingin keluarkan dari loyang, siram dengan icing dan masukkan sebentar dalam kulkas supaya cepat mengeras. Potong dan sajikan.

5 komentar:

  1. owh...owh.....
    moist sangat keliatannya mbak..... nggak nolak kalau di kasi nih #nadahin baskom....ahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. yoi ini kue enak banget, di rumah pada doyanaaannn....

      Hapus
  2. Wakakakakak.... lucu jg tu cake dg saus pecel... qiqiqiqi... inovasi baru tu mba...

    Hahaha....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaaa....mungkin bisa dicoba kali ya makan banana cake dicocol saus pecel, kan sama-sama manis hahaha....*sesat*

      Hapus
  3. Sounds very tasty! Aromatic, juicy ... Mmmmm!

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.