Halaman

Minggu, 01 Desember 2013

Sambel Oncom

Assalamualaykum


Seumur hidup saya, setelah tinggal di Ciledug barulah saya tau yang namanya oncom. Selama ini cuma lihat di koran atau majalah karena di Solo nggak ada oncom.
Ya, karena oncom adalah makanan orang Sunda, sementara orang Jawa nggak kenal oncom. Oncom yang dibawa tukang sayur warnanya merah orange. Oncom ini terbuat dari ampas tahu seperti tempe gembus. Waktu itu saya nggak tau, oncom ini harus dimasak bagaimana. Setelah tanya ternyata cuma dimasak dengan bawang dan cabe. Supaya lengkap, diberi leunca juga. Leunca ini mirip dengan kacang polong, warnanya hijau. Mirip dengan tekokak deh. Tapi saya belum doyan leunca, biarpun berulang kali mencobanya. Lidah saya masih belum bisa menerima rasanya yang sedikit getir (kalo daun pepaya yang pahit malah doyan tuh....). Saya cukup menambahkan daun bawang saja supaya sedap rasanya. Sambel oncom ini sering dipake untuk isian combro (oncom dijero) atau lontong Betawi. Lontong Betawi ini mirip dengan arem-arem kalo di Jawa. Tapi penyelesaian akhir dengan cara direbus, dan dimakan dengan bumbu kacang. Sambel oncom ini paling cocok menemani nasi hangat di saat cuaca hujan dan dingin seperti sekarang ini. Sambil ditemani lalapan seperti foto saya ini, weleeeehhh....pas deh. Seger gitu.

Oh ya saya dapat tips dari teman untuk ngolah ocom ini. Katanya sebelum diolah, oncomnya dihancurkan dulu kemudian diberi garam dan sedikit air. Ini bertujuan supaya bumbunya rata dan bisa meresap. Setelah dicoba ternyata bener. Sebelum mencoba tips ini saya sering merasakan bumbu yang tidak rata, terutama garamnya. Setelah hasilnya ok, cara ini selalu saya praktekkan setiap kali bikin sambel oncom.


Bahan :
2 potong (250 gr) oncom merah
1/2 sdt garam
50 ml air
2 siung bawang putih
2 bh cabe merah besar, buang bijinya
2 bh  cabe merah keriting
gula pasir dan merica bubuk
1 batang daun bawang, iris halus

Cara membuat :
1. Dalam sebuah wadah, hancurkan/remas-remas oncom sampai berbutir-butir kecil. Beri garam dan air, campur sampai rata. sisihkan.
2. Haluskan bawang putih dan kedua macam cabe.
3. Tumis bumbu halus sampai matang dan agak kering. Gunakan api kecil sampai bumbu benar-benar matang dan tidak langu.
4. Masukkan oncom, beri gula dan merica, aduk rata. Cek rasanya. Jika terlau kering tambahkan sedikit air.
5. Terakhir masukkan daun bawang, aduk rata dan angkat dari api. Sajikan.


8 komentar:

  1. dan,sampai sekarang saya belum tahu bentuknya oncom mbk *depan mata langsung maksudnya* hehehe...penasaran bngettt ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, oncom cuma ada di Sunda dan Jabotabek, hehe....teksturnya sedikit lembek dan meprul gitu. Kalo gembus kan lebih padat, solid dan agak liat dikit.

      Hapus
  2. orang sumatra ng kenal oncom mbak...eheheh
    tukaran sm ikan nila bakar dan sambal terasi buatanku mau nggak mb..???? hohoho
    leunca itu di tempatku namanya rimbang mbak.
    kalau mau di olah sep ini di goreng dulu bentar sampe kulitnya sedikit keriput mb.
    dan pilih rimbang yang muda... kalau tua mah banyak bijinya...mending di tanem....wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau banget !!!! mana, mana itu ikannya *sambil nyodorin piring isi nasi*

      Hapus
  3. Hai mba, salam kenal ya..
    Saya malah gak berani makannya mba.. baru kmrn sebelum lebaran sy coba sambel oncom gara2 dibawa makan di warung sunda. penasaran, coba dikit.. enak ternyata..
    Akhirnya sy cari2 resepnya gimana bikin sambel oncom, sy coba resep yg paling sederhana, mirip kayak resep mba diatas.. Alhamdulillah langsung kena rasanya..
    Sama kayak mba mimie, leunca itu didaerah asal saya rimbang namanya.. (jgn2 sekampung ama mba mimie).. n saya suka banget, khasiatnya juga bagus untuk mata.. nah klo saya ditambah irisan tomat juga mba.. Mmmm, jadi kepengen.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga mb Lilla. Enak ya sambel oncomnya, buktinya sekali makan langsung doyan, hehe....
      berarti di Sumatera untuk leunca namanya rimbang ya. Mb mimie tinggal di Dumai tuh.
      Saya malah nggak tau kalo leunca bermanfaat buat mata. Nice info, makasih lho. Setelah tau manfaatnya siapa tau jadi doyan leunca, hahaha.....

      Hapus
  4. hmmm... emang enak banget inni mba, botok dage kalo dikampungku... paling pas dengan nasi hangat... apalagi dijadiin isian combro... wuiiihhh... dan, pedes itu suatu kewajiban untuk resep ini.... hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. disini paling banyak memang buat isian combro mb Lina. Tapi aku belum pernah bikin combro, beli aja, karena tiap hari ada tukang pecel yang bawa gorengan, termasuk combro, yang lewat depan rumah, hehe...

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.