Laman

Jumat, 03 Juni 2016

Puding Lumut

بسم الله الرّحمن الرّحيم
Assalamu'alaykum


Jumu'ah Mubarakah !!
Beberapa hari terakhir ini saya lagi keranjingan main ke Instagram.
Ketika buka-buka pic yang apik ciamik, mata saya tertambat pada sebuah puding yang unik. Namanya puding lumut. Perasaan beberapa tahun yang lalu saya pernah liat resepnya di tabloid atau di mana gitu. Dan sekarang lagi booming. Puding ini terbuat dari santan dan telur untuk membuat tekstur lumut. Karena namanya pake "lumut" mesti warnanya harus ijo doong. Warna hijau didapat dari daun suji dan pandan yang diblend bersama air. Jika pernah bikin puding santan yang jadul itu, yang pake gula merah itu lho, naahh mirip tuh. Setelah santan dan agar-agar direbus kemudian dicetak, lapisan kental akan naik ke permukaan, terpisah dari air (cairan bening). Setelah beku, kelihatan tuh tekstur mirip lumut di dalam puding. Bikinnya gampang kok. Semua bahan direbus jadi satu kemudian dimasukkkan ke dalam cetakan. Ketika adonan masih panas, aroma pandannya maa syaa allah menyeruak wangi ke seluruh antero dapur saya. Hmmm......sedep banget. Pasti ngiler deh yang lagi baca nih hehe......Hayuk, sekarang bikin puding yang lagi kekinian ini yuk....

Bahan :
10 lembar daun suji
5 lembar daun pandan
200 ml air
1 pack (7 gr) agar-agar bubuk warna putih
125 gr gula pasir
sejumput garam
700 ml santan dari 1/2 butir kelapa parut
1 butir telur utuh, kocok menggunakan garpu asal rata

Cara membuat :
  1. Siapkan 1 buah cetakan puding volume 1 liter, basahi air dan sisihkan.
  2. Potong-potong daun suji dan pandan, masukkan ke dalam blender. Tambahkan air, kemudian proses sampai halus. Saring dan peras, ukur airnya sebanyak 200 ml.
  3. Masukkan ke dalam panci berturut-turut, agar-agar bubuk, gula pasir, garam, air suji pandan dan tuangi santan sambil diaduk sampai rata.Terakhir masukkan telur, aduk kembali sampai rata.
  4. Nyalakan api dan rebus sampai mendidih, sambil diaduk supaya puding tidak meluap. Setelah mendidih tidak perlu diaduk supaya santan menjadi pecah dan membentuk tekstur lumut. Pada tahap ini sudah mulai kelihatan tuh lumutnya. Koreksi rasanya. Jika kurang manis tambahkan gula.
  5. Tuang ke dalam cetakan dan bekukan.


  فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

 Maka makanlah yang halal lagi baik dari rizqi yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah ni`mat Allah jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah ~ QS. An Nahl ayat 114


5 komentar:

  1. Cantik bgt mba...
    Tp ada salah mata nich...
    Hehe... tak kirain puding dikasih tape ketan ijo, gak taunya bukan...
    Hehehe...

    BalasHapus
  2. Saya juga udah buat mba rina, tapi aku pake santan kara 2 buah, karena blender rumah rusak, jadi air suji pandannya aku ganti susu cair uht, plus 1 sdt pasta pandan, warnanya jadi hijau gonjreng, istilahnya tak ada blender, pastapun jadi..he... rasanya gurih dan manis dan bau telurnya juga tidak tercium, puding kekinian yang lagi hits.. cakeep puding lumutnya mba rina, saya nyomot 1 ya mba...

    BalasHapus
  3. waaaah mbak Rina punya instagram, add aku dong nanti aku polbek ehhehe :D

    BalasHapus
  4. bagus banget puding lumutnya mbak Rina. Mbak, kalo gak ada daun pandan & suji, bisa pake pasta pandan gak ? kira2 berapa takarannya ya .. Makasih mbak.-irene

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.