Laman

Jumat, 26 Februari 2016

Khaliat Nahal ( Bee Hive's Buns/Honeycomb Buns) alias Roti Sarang Lebah

 بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

 Assalamu'alaykum


Jumu'ah Mubarakah !!
Sekian tahun lamanya saya menyimpan resep Roti Sarang Lebah ini di dalam handphone.
Ketika saya ganti hp, beberapa kali saya cari link resepnya dan saya simpan kembali karena waktu itu belum ada aplikasi khusus yang bisa menyimpan resep secara permanen. Barulah setelah pake hp yang lebih canggih dan mendownload aplikasi yang dibutuhkan, semua resep yang saya inginkan bisa tersimpan aman, tanpa harus berulang-ulang menyimpan resep yang sama seandainya ganti hp kembali. Resep yang saya contek ini dari Experiment In The Kitchen. Khaliat Nahal ini adalah sejenis roti sobek yang berisi (umumnya) creamcheese. Roti khas Arab yang menurut saya sangat special, dikarenakan menggunakan saus karamel atau Sugar Glaze yang disiram ke atasnya. Tau nggak kalao saya tergila-gila sama sausnya. Saus karamelnya itu sederhana bahannya tapi nendang dan seger banget !! Ini disebabkan saus karamelnya menggunakan perasan jeruk nipis !! Itu yang bikin saya "kelenger" sama resep ini. Kalo rotinya sih, sudah biasa makan yah. Tapi sausnya beneran bikin saya ketagihan. Kalo bikin saus karamel, paling cuma manis doang ya, sama kecium aroma gosong dikit khas karamel. Atau Salted Caramel Sauce yang rasanya ada asin-asin dikit (lha iya wong namanya juga Salted mbakyuuu). Lha kalo yang ini ada asemnya. Dan asli nggak bikin eneg !! Ho ho ho....saya langsung ngefans sama saus karamelnya ini. Meski pake karamel, tapi warnanya agak bening, tidak terlalu coklat seperti karamel pada umumnya. Penasaran nggak sih sama resep ini. Bayangkan aja makan roti sobek isi krim keju trus disiram saus karamel yang asem manis. Huadoh biyuuunngg bikin ngeces....


Khaliat Nahal (Bee Hive's Buns) alias Roti Sarang Lebah
Modif : Rina Audie

Bahan :
250 ml susu cair hangat 
10 gr ragi instant/instant dry yeast
1 sdt gula pasir
500 gr terigu protein tinggi
50 gr gula pasir
1 butir telur utuh
1/4 sdt garam halus
50 gr mentega tawar
1 sdm telur kocok untuk olesan
Biji wijien dan almond slice untuk taburan

Isi :
250 gr krim keju dingin dari kulkas, potong dadu

Sugar Glaze (Saus Karamel) :
150 gr gula pasir
100 ml air dingin suhu ruang
1 sdm madu
1-2 sdm jus/air jeruk nipis (kalo mau lebih asem, boleh ditambah air jeruknya)

Cara membuat :
  1. Dalam mangkuk ukuran medium, campur susu cair hangat, instant yeast dan gula pasir. Diamkan 10-15 menit sampai berbuih.
  2. Dalam wadah besar campur terigu dan gula pasir, aduk rata. Buat lubang di tengah kemudian masukkan telur dan larutan ragi. Uleni menggunakan tangan sampai rata dan menggumpal. Jika terlalu kering, tambah air sedikit-demi sedikit (1 sdm gitu per tahapnya). Uleni sampai terasa lembab (dibuat sedikit lembek aja ya, supaya kalo matang lebih terasa lembutnya).
  3. Terakhir masukkan garam dan mentega, uleni kembali sampai kalis elastis. Bulatkan.
  4. Tutup wadah adonan menggunakan serbet lembab atau tutup panci, letakkan di tempat hangat dan biarkan mengembang sampai minimal 2x lipat, +- 45-60 menit.
  5. Siapkan 2 buah loyang bulat ukuran 18 cm, alasi kertas roti, olesi minyak/mentega/margarin di semua bagiannya. Sisihkan.
  6. Olesi jari-jari dan telapak tangan menggunakan minyak sayur. Kempiskan adonan, bagi menjadi 36 bagian (setiap bagian seberat 30-35 gr). Bulatkan masing masing bagian. Kempiskan kembali dan beri isian krim keju. Bulatkan dan tata di atas loyang. Lakukan sanpai adonan habis.
  7. Tutup loyang menggunakan serbet lembab/tutup panci dan fermentasikan di tempat hangat sampai setinggi 90% dari loyang (saya butuh waktu +- 75 menit).
  8. Sementara itu, kita buat saus karamel : campur gula pasir dan air di atas pan datar anti lengket (saya masih pake Hard&Light Frying Pan dari Lock&Lock lho hihi....). Nyalakan api kecil-sedang dan biarkan gula jadi larut. Setelah mendidih biarkan sekitar 5-6 menit sampai mengental. Masukkan madu dan jus jeruk nipis. Aduk rata. Angkat dari api dan sisihkan.
  9. Lima belas menit sebelum waktu fermentasi berakhir, panaskan oven dengan suhu 180 derajat C.
  10. Ambil adonan yang telah mengembang, olesi dengan telur, taburi dengan biji wijen dan almond slice. 
  11. Panggang dalam oven selama 30-35 menit. Setelah matang dan selagi panas, kucuri dengan saus karamel (dioles pake kuas juga boleh. Suka-suka aja ya). Khaliat nahal siap disajikan.
Note :
* ketika saus menjadi dingin, adakalanya gula jadi mengkristal atau jadi kental sekali, sehingga terlalu 'keras' teksturnya. Jangan khawatir, tambahi aja 2 sdm air panas kemudian aduk rata. Koreksi rasanya. Jika kurang asam, kucuri lagi pake jus jeruk nipis yah. Sesuaikan rasa saus ini dengan selera. Luwes-luwes aja gitu.
* untuk adonan roti boleh menggunakan resep andalan masing-masing. Kalo resep di atas menurut saya sih biasa-biasa aja. Saya nggak pake resep favorit, water roux methode, karena nggak ada waktu. Jadi pake resep yang praktis aja. Bagaimanapun, buat saya, roti menggunakan water roux masih jadi juara.
* siramkan saus karamel ketika roti masih panas/hangat. Ini akan membuat saus karamel meresap ke dalam pori-pori roti sehingga membuat roti jadi kaya rasa.



Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ

"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. . . . " (HR. Abu Dawud, an Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan al Hakim dari hadits Aus bin Aus)

10 komentar:

  1. Pagi2 dingin abis hujan liat postingan ini, ngiler.. Tunggu si baby tidur baru bisa eksekusi, nih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ahahaha....kayaknya terprovokasi sama prolognya nih hahahaaa....sedang cuaca dingin difungsikan sebagai pendukung yang pas ahahaa....

      Hapus
  2. mba Rina, mauu..minta aja deh...belum mood buat roti, he he he...
    sudah kebayang neh enaknya roti ini dengan saus karamelnya itu yang bisa buat mba Rina ketagihan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi...udah abiz nih. Asli lho aku duemeennn banget sama sausnya. Nggak eneg sih. Nggak cuma manis doang. Cobain aja kalo sudah mood

      Hapus
  3. membayangkan sausnya..sluuurp..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hooh, ini saus bikin saya asli ketagihan

      Hapus
  4. Aduh.... sanya ngebayangin aroma kue ini sangat masih hangat dan langsung dimakan degan segelas teh melati tanpa gula. sedeeeeeeep bingitssss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayo bikiiiiinnn biar gak ngecesssss...

      Hapus
  5. Saya sdh.coba resep roti ini tapi pake resepnya bu hesti kitchen yg pake yogurt dan madu yg menghasilkan roti yg lembut.. kemarin g sempat pake saus karamel krn dimkn gitu sj roti nya sdh enak

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh ya ? belum pernah eksekusi roti pake yoghurt nih. Ins syaa allaah mau nyobain juga ah. Thank's buat infonya

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.