Laman

Kamis, 17 September 2015

Nasi Goreng Kluwek (Keluak)

Assalamualaykum


Siang hari yang panas dan terasa kering kerontang saya nekat eksekusi nasi goreng bumbu keluak ini. Iya. Ini dalam rangka bingung mau masak apa di rumah.
Penyebabnya adalah sudah 4 hari terakhir ini saya tidak punya stok air khusus untuk memasak. Di komplek perumahan yang saya tinggali, hampir semua warga beli air untuk masak, cuci beras dan sayur mayur, karena air tanah tidak layak di konsumsi. Dan karena sekarang musim kemarau yang sangat luar biasa dan agak panjang, beberapa rumah warga sumurnya tidak keluar air. Otomatis mereka harus beli air dengan jumlah cukup banyak untuk kebutuhan mandi, cuci dan masak-memasak tentunya. Syukur alhamdulillah sumur di rumah saya masih mengalir airnya meski harus dipancing dulu supaya air cepat naik ke permukaan. Akibat hal tersebut, tukang air menolak untuk menjual kepada calon pembeli yang jumlah pembeliannya sedikit. Lha saya paling butuh 2 jerigen (1 jerigen = 25 liter) untuk seminggu. Sedangkan yang sudah kering sumurnya bisa beli antara 10-12 jerigen sekali beli. Duit nomplok kan. Pernah tukang air saya samperin untuk dibeli airnya, dan mereka bilang "airnya sudah dipesen orang bu". Akhirnya saya terpaksa masak pake air galon yang harganya jauh lebih mahal. Itupun masih ditambah beli lauk matang pulak ! Hal tersebut berpengaruh pada urusan dapur saya yang berencana ingin bikin ini itu. Padahal telanjur beli daun singkong juga karena sudah lama tidak memasaknya. Waktu itu lupa samasekali kalo air di ember sudah kering kerontang hihi.....Tapi sekarang alhamdulillah tukang air lainnya datang dan saya bisa beli air lagi untuk masak.


Well, kembali ke urusan nasi goreng ya. Karena masih punya stok kluwek (keluak) di dapur, saya tercetus ide untuk masak nasi goreng pake keluak. Pingin sekali-sekali makan nasi goreng yang berwarna hitam. Pingin tau aja gimana rasanya gitu. Pingin tau juga ketika mata melihat warna hitamnya, pengaruh ke selera makan apa nggak ya. Ternyata nggak ngaruh buat saya. Tetep aja saya doyan. Kalo pinjem istilahnya mbak Irowati "endhess margundhesss pemirsa" hihi....Bumbunya mirip dengan yang dulu hanya diberi tambahan keluak saja. Sedang isinya minimalis, cuma sosis dan telur karena stok sayur lagi kosong.

Bahan :
2 piring nasi dingin yang pera, aduk-aduk supaya buyar (tidak menggumpal)
1 sdm saus tiram
2-3 sdm kecap manis
1/2 sdt garam
1/8 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
3 butir bawang merah, iris tipis
4 bh cabe merah keriting, iris serong tipis
1 sdt kecap ikan
1 batang daun bawang, iris tipis
1 butir telur dibuat orak arik
2 bh sosis, potong dadu
bawang goreng untuk taburan

Bumbu halus :
2 butir kluwek (keluak), keruk isinya, rendam air panas sampai lunak, tiriskan
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 sdm ebi, rendam air panas sampai lunak

Cara membuat :
  1. Dalam wadah besar campur nasi dingin, saus tiram, kecap manis, garam, merica bubuk dan gula pasir. Aduk sampai rata dan koreksi rasanya, sisihkan. Jika suka kaldu bubuk boleh ditambahkan.
  2. Panaskan sedikit minyak di wajan, tumis bawang merah sampai agak kering. Masukkan kecap ikan dan bumbu halus, aduk-aduk sampai bumbu halus agak kering juga.
  3. Terakhir masukkan nasi berbumbu, telur orak-arik dan sosis. Besarkan apinya dan aduk secara cepat beberapa saat supaya tidak hangus. Sekali lagi koreksi rasanya. Tambahkan kaldu bubuk/penyedap rasa jika suka. Bila rasanya sudah pas matikan api dan sajikan panas-panas dengan taburan bawang goreng.


2 komentar:

  1. Belum pernah makan ginian Mbak...gimana rasanya apa mirip Rawon ? Looks Yumeeeehh clegugg

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah saya udah lupa makan rawon deh karena dah lama banget nggak makan rawon hehe.... menurut saya rasa nasgor ini tetep mirip nasgor pada umumnya, cuma warnanya saja yang hitam, Mungkin karena kluweknya cuma sedikit jadi rasanya nggak ngaruh kali ya

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.