Laman

Jumat, 12 Juni 2015

Oseng Daun Pepaya Jepang

Assalamualaykum


Ketika belanja di tukang sayur kemarin, saya mendapati sayur yang tergolong baru buat saya.
Bentuknya persis daun pepaya tapi lebih kecil-kecil. Daunnya tidak selebar daun pepaya biasa. Setelah tanya kepada tukang sayur, dijawab bahwa itu adalah daun pepaya jepang. Baru tau kalo ada daun pepaya jepang. Kata tukang sayur nggak pait. Begitu saya sobek dikit dan dicicip, bener nggak pait ! Surprise deh nemu daun pepaya nggak pait gini. Langsung beli seikat sekalian tanya cara membuatnya. Daun ini biasanya dioseng dan tidak perlu direbus seperti daun pepaya biasanya. Jadi bisa langsung dimasak seperti kangkung gitu. Tambah seneng dengernya karena bakalan lebih mudah. Segera kepikir mau ditumis bareng tempe, dibumbui pake ebi dan ditaburi teri medan. Wuih pasti ngabisin nasi sebakul. Setelah matang, eh bener enak. Nggak pait hihi...dari segi tekstur daun pepaya ini sedikit alot (liat). Tapi masih ramah dengan gigi kok. Mirip seperti daun singkong gitu lho. Bagaimanapun juga, happy banget dapat jenis sayur baru gini karena bisa bervariasi masak aneka menu di rumah.


Bahan :
1 ikat daun pepaya jepang
150 gr tempe, potong dadu
6 buah cabe merah keriting, iris serong tipis
3 buah cabe keriting hijau, iris serong tipis
1/4 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdt saus tiram
100 ml air
50 gr teri medan, digoreng

Bumbu tumbuk :
5 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
2 sdt ebi, rendam air panas sampai lunak

 Cara membuat :

  1. Siangi daun pepaya jepang kemudian cuci bersih, sisihkan. Goreng tempe sampai matang, sisihkan.
  2. Tumis bumbu tumbuk dan semua cabe sampai matang dan cabe jadi layu.
  3. Masukkan tempe, daun pepaya, garam, gula, saus tiram dan air. Masak sampai mendidih dan daun jadi layu. Koreksi rasanya. Jika suka kaldu bubuk boleh ditambahkan.
  4. Setelah matang matikan api. Taburi teri goreng dan sajikan bersama nasi hangat.


12 komentar:

  1. boleh nih di coba di rumah gan

    BalasHapus
  2. Saya jg syka buat. Tapi namanya klo ditemopat saya daun pepaya thailand. agak berlendir ketika dimasak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. beda tempat, ternyata bisa beda nama ya hehe

      Hapus
  3. Mbak Rina,,,,,ihhh aku juga baru tau namanya, di daerahku banyak mbk, biasanya cuma buat direbus buat makan sama lalapan...... enak kayak sawi rasanya gak pahit,,,, wahhh bisa ditumis juga yaaa, belum pernah, kapan-kapan tak coba mbak,,,,,makasih yaaa sharenya......

    BalasHapus
    Balasan
    1. waa di sana banyak to daun pepaya jepang gini ? kapan-kapan aku mau coba ngelalap juga ah. Pasti enak, wong daun pepaya biasa aja enak kok dilalap apalagi daun ini yang nggak pait.
      coba ditumis deh pake pete kalo doyan, plus cabe puuedess....dijamin ngabisin nasi sebakul hihi...

      Hapus
  4. assalamualaikum, hai mbak rina... thx ya info resepnya. dirumah dulu banyak mbak, dapet bibit dari daerah bogor. gampang banget nanamnya. tinggal di stek spt batang singkong, taruh di tanah/ pot, jadi deh. cepat sekali tumbuh daunnya, jadi bisa dipanen seminggu sekali, hihihi... biasanya cuma direbus utk teman lalap, tp jadi dapet ide baru nih. jazakillahu khayr mbak rina...

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaalaykumsalam
      wah ada komen ketinggalan. Maap ya....
      baru tau kalo pepaya jepang bisa distek. Cuma gak tau nyari bibitnya dimana. Langsung punya cita-cita kalo punya pohon pepaya jepang tiap hari mau ngelalap ah, hahahaaaa....

      Hapus
  5. Kalo mau ditumis ga perlu direbus dulu ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nggak perlu direbus soalnya daunnya nggak terlalu keras kok

      Hapus
  6. Dulu ibuk saya sering masak urap manggunakan daun pepaya , jadi kangen nih sama rasa urapnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak ya urap daun pepaya tuh...yuk bikin

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.