Halaman

Minggu, 19 Oktober 2014

Serimuka Ala Nyonya

Assalamualaykum


Sudah lama saya ngincer resep satu ini. Resep dari Dapur Tanpa Sempadan ini sangat menarik hasilnya. Apalagi di rumah ada stok bunga telang kering.
Tapi kok ya ketunda terus mau bikinnya. Akhirnya ketika grup Masbar mengadakan event Tantangan Kuliner Malaysia saya segera ingat akan kue ini. Agak telat saya mengetahui acara ini hehe....ketauan nggak pernah nengok grupnya di fb. Kalo di Indonesia serimuka gini disebut talam ya. Cara membuatnya seperti biasa, mudah nggak perlu pake susah-susah. Pertama kita bikin adonan ketan sebagai lapisan bawah dan kemudian membuat lapisan atas. Lapisan atas biasanya menggunakan tepung beras dan tapioka. Tapi Che Mat memakai tepung jagung dan terigu. Saya membayangkan pasti lembut hasilnya. Apalagi diberi telur hmmm pasti lebih yummy. Resep dibawah nanti sudah saya modif dan dikonversi ke dalam loyang ukuran 18cm karena kukusan saya maksimal hanya muat loyang sebesar itu. Setelah matang ih enak banget deh. Ketannya gurih sedang lapisan atasnya manis gurih, wangi pandan dan lembyuuut. Untuk Che Mat terimakasih atas kongsi resepnya ya.



Kuih Serimuka Ala Nyonya
Resep : Che Mat Gebu
Modif : Rina Audie

Bahan lapisan bawah :
250 gr beras ketan
350 ml santan dari 1/4 butir kelapa
3/4 sdt garam
1/2 sdt vanili
1-2 sdm air bunga telang (25 kuntum bunga telang + 1 sdm air panas, remas-remas, saring)

Bahan lapisan atas :
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1,5 sdm tepung jagung
1,5 sdm tepung terigu serbaguna
1 butir telur utuh
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam
1/4 sdt pasta pandan

Cara membuat :
  1. Rendam beras ketan selama 1 jam. Cuci bersih dan tiriskan. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18x7cm, alasi plastik dan olesi minyak di semua bagiannya. Sisihkan. Panaskan kukusan sampai mendidih airnya.
  2. Lapisan bawah : campur beras ketan, santan, garam dan vanili kemudian tuang ke dalam loyang dan kukus selama 20-30 menit. 
  3. Keluarkan loyang dan ambil ketan 1/3 bagian kemudian campur dengan air bunga telang. Masukkan kembali ketan yang berwarna biru ke dalam loyang dan aduk secara acak sehingga membentuk motif marmer. Padatkan dan ratakan permukaannya. Kukus 5 menit.
  4. Lapisan atas : campur tepung jagung, terigu dan 100 ml santan, aduk sampai licin. Masukkan telur, aduk rata.
  5. Tuang sisa santan ke dalam panci. Tambahkan gula, garam dan pasta pandan. Didihkan di atas api sambil diaduk menggunakan whisker/baloon whisk dan koreksi rasanya.
  6. Matikan api dan tuangkan larutan tepung telur ke dalamnya sambil diaduk cepat supaya tidak menggumpal. Nyalakan api kecil, aduk-aduk sampai licin dan sedikit mengental (jangan terlalu kental supaya mudah diratakan ketika dituang ke loyang). Segera matikan api.
  7. Keluarkan loyang dari kukusan. Tuang adonan hijau ke atas ketan kukus, ratakan dengan menggoyang-goyangkan loyang. Kukus kembali selama 30 menit. Alasi tutup kukusan dengan serbet bersih. Setelah 30 menit buka tutup kukusan dan lanjutkan mengukus selama 10 menit supaya permukaan kue agak kering dan tidak mudah basi.
  8. Angkat dari kukusan dan dinginkan. Potong sesuai selera.
 Note :
* Tahap yang agak tricky adalah ketika merebus lapisan atasnya. Lapisan atas ini jangan sampai terlalu kental supaya mudah diratakan di dalam loyang dan tidak menggumpal. Jika menggumpal akan membuat penampilannya kurang cantik. Tingkat kekentalan yang pas kira-kira sekental susu kental manis ya. Sebaliknya jika terlalu encer/cair, adonan akan meresap ke dalam sela-sela ketan sehingga lapisan atas akan keliatan tipis. Dan ketika dimakan akan kurang berasa lapisan yang manis gurih ini.


3 komentar:

  1. ini mirip ama lapis serikaya yah mba? pengen euy cobain bikin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hooh. serimuka ini kalo di Indonesia namanya lebih dari satu sih ya. Ada yang nyebut ketan sarikaya juga

      Hapus
    2. hooh. serimuka ini kalo di Indonesia namanya lebih dari satu sih ya. Ada yang nyebut ketan sarikaya juga

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.