Laman

Jumat, 20 Juni 2014

Chiffon Kelapa (Gluten Free - No Food Additives)

Assalamualaykum


Setelah sukses bikin Chiffon Gluten Free saya kepingin bikin lagi. Kali ini saya ingin menghabisi kelapa parut beku di freezer.
Cara membuatnya sama seperti chiffon sebelumnya hanya sekarang saya pake loyang chiffon bongkar pasang. Sudah terlalu lama loyang ini nganggur di gudang, sayang jika tidak dipakai. Ketika mengoven saya butuh waktu lebih lama jika dibandingkan pake loyang tulban biasa. Hal ini karena dindingnya tinggi sekitar 10 cm jadi dinding ini sedikit menghalangi panas. Kelapa parut yang beku sebaiknya dicairkan dulu selama semalam di kulkas (lemari pendingin). Setelah itu dikukus sebentar supaya tidak terlalu menggumpal kemudian didinginkan. Nah sudah siap dipake tuh kelapa parut. Setelah chiffonnya matang dan dicicip enak lho. Kelapa parutnya bikin gurih dan aromanya wangiiii kelapa. Cocok buat teman minum teh di sore hari, nyam nyam....


Bahan :
100 gr tepung beras
15 gr tepung jagung
10 gr tepung tapioka
4 butir kuning telur
50 gr gula halus
125 gr kelapa parut segar (bukan kelapa parut kering ya)
100 ml santan sedang
50 ml minyak sayur

4 butir putih telur
1/8 sdt garam halus
2 sdt air jeruk nipis/lemon
75 gr gula halus

Cara membuat :
  1. Siapkan loyang chiffon bongkar pasang diameter bawah 17cm diameter atas 22cm. Biarkan kering, jangan dioles apapun. Panaskan oven dengan suhu 160°C. Sekalian masukkan loyang ke dalam oven supaya memuai sambungannya dan tidak bocor jika dituangi adonan.
  2. Campur santan dan minyak, sisihkan. 
  3. Dalam wadah besar ayak tepung beras, tepung jagung dan tapioka. Tambahkan kelapa parut dan gula halus, aduk rata. Masukkan kuning telur dan tuangi dengan campuran santan minyak sambil diaduk searah menggunakan whisker sampai rata dan licin. Sisihkan.
  4. Dalam wadah lain yang bebas minyak atau cairan apapun, kocok putih telur, air jeruk nipis dan garam sampai berbuih. Masukkan gula halus dalam 3 tahap sambil dimixer, sampai putih telur kaku dan mengkilat, ± 5-6 menit bila memakai hand mixer. 
  5. Masukkan putih telur kaku ke dalam adonan kelapa dalam 3 tahap, aduk searah dengan whisker sampai rata.
  6. Keluarkan loyang dari oven dan tuang adonan ke dalamnya. Panggang selama 1 jam 30 menit. Setelah 1 jam 15 menit cek kue dengan cara menyentuh permukaannya. Bila membal dan kering berarti kue sudah matang. Kue bisa dikeluarkan dari oven. Bila disentuh terbentuk cekungan, lanjutkan memanggang sampai benar-benar kering.
  7. Keluarkan kue dari oven dan langsung tangkupkan/balikkan menggunakan kaki loyang atau disangga botol sampai dingin. Setelah dingin, keluarkan dari loyang dengan cara mengikis bagian sisi kue menggunakan pisau tipis dan tajam. Setelah itu kikis bagian dasar loyang menggunakan pisau juga. Lepaskan bagian tengah dengan bantuan tusuk sate. Potong menggunakan pisau bergerigi. Sajikan.


4 komentar:

  1. sluuurrppttt....suka nih apalagi kalo baru keluar dari oven,nyemmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. asli ini wangiii banget kelapanya. Gurih lagi sampai nggak boleh dibagi kepada orang lain sama orang rumah, hihi....

      Hapus
  2. eiiiiiiii.....mauuuu.
    rajin banget mb.... aku mut nya ilang lg buat ngeblog... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya istirahat dulu ngeblognya ntar kalo dah mood ngeblog lagi...

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.