Halaman

Sabtu, 30 Mei 2015

Puding Secang Kuah Santan

Assalamualaykum


Masih dalam rangka cuaca panas, kali ini saya bikin puding secang, karena sebelumnya sudah bikin es secang.
Warna merah dari kulit kayu secang ini menarik saya untuk membuat puding. Apalagi di dapur ada stok puding 6 bungkus (suka kemaruk belanja dan beli kayak mau bakulan aja) akhirnya dapat ide memberdayakan puding dengan kulit secang ini. Puding ini puding yang biasa saja kok, pake air biar warna merahnya lebih kelihatan. Supaya nggak gitu-gitu aja saya beri pelengkap vla santan. Pake santan supaya gurih. Lebih gurih daripada pake susu menurut saya. Tapi selera orang beda-beda ya. Jika nggak suka santan silakan diganti susu. Secara keseluruhan lumayan deh puding ini sebagai pelepas dahaga. Anak saya suka banget apalagi dia tau proses pembuatannya yang memakai kulit secang. Kadang diliatin lamaaaa gitu pudingnya. Sepertinya dia takjub, kulit secang kok bisa bikin makanan jadi berwarna merah ya, hihi...



Bahan :
8 gr kulit kayu secang
900 ml air
1 bungkus (7 gr ) agar-agar bubuk putih
125 gr gula pasir
sejumput garam

Bahan kuah/vla :
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
75-100 gr gula pasir
1/8 sdt garam
2 lbr daun pandan
1/2 sdm tepung jagung/maizena, larutkan dalam sedikit air dingin

Cara membuat :
  1. Rebus air dan kulit secang sampai berubah warna jadi merah. Saring. 
  2. Campur agar bubuk dan gula pasir, aduk rata. Masukkan campuran agar-agar + gula ke dalam air secang. Didihkan kembali. Masukkan garam kemudian koreksi rasanya. Matikan api dan biarkan sebentar suapya uap panas hilang.
  3. Siapkan cetakan volume 1 liter, basahi air dingin. Tuang agar-agar merah sambil disaring  kemudian bekukan. masukkan kulkas jika perlu supaya cepat dingin dan padat.
  4. Vla santan : campur semua bahan jadi satu sampai mendidih dan mengental. Angkat dari api dan dinginkan. Sajikan puding secang bersama vla santan.
Note :
  • ketika memasukkan agar-agar bubuk ke dalam air secang pastikan dicampur dulu dengan gula pasir. Hal ini dikarenakan airnya sudah mendidih, sehingga jika langsung dimasukkan tanpa gula, agar-agar akan mengapung dan menggumpal. Oleh karena itu harus pake trick dengan mencampurnya bersama gula pasir supaya langsung tenggelam dan mudah larut.
  • waktu menuang agar-agar panas ke dalam cetakan, sebaiknya sambil disaring supaya bersih. Selain itu busa yang biasanya terjadi ketika merebus agar-agar, tidak ikut masuk ke dalam cetakan yang mengakibatkan penampilan agar-agar kurang cantik.


8 komentar:

  1. secaaaang, wedhang uwuh aaahhh sukaaa akuu mbak. Gak kepikiran dibikin puding. kreatif mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo bikin mb ridha buat anak anak. Aku kalo wedang uwuh belum pernah nyicip. jadi pingin...

      Hapus
  2. Jd penasaran, ky apa c kulit secang tuh mba? Bntuknya aja blm tau apalagi rasanya...
    Hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. bentuknya sama seperti serutan kayu biasa bu guru. Coba deh kalo pas ke pasar cari di kios penjual bumbu dapur/jamu. Insya allah ada di situ

      Hapus
  3. Waaah, makasih resepnya, siap dicobain nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama. Silakan dicoba resepnya

      Hapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.