Halaman

Minggu, 04 November 2012

GHANAIAN JOLLOF RICE

Assalamualaykum




Akhirnyaaaa terlaksana juga membuat Ghanaian Jollof Rice ini. Alhamdulillah. Sudah sejak bulan Oktober lalu saya ngincer resep ini.
Resep aslinya dari Mbak Erika Sari. Halo buk, resepnya enak lho. Makasih ya, muah-muah......

Seperti biasa, resep yang saya incer biasanya yang simpel. Simpel bahannya dan simpel proses pembuatannya. Ogah yang ribet karena tenaga saya yang sangat terbatas dikarenakan penyakit rematik saya yang mudah kambuh, sehingga tidak bisa terlalu capek. Padahal saya ingin lebih banyak lagi praktik resep ini dan itu, terutama baking. Dibandingkan masak memasak, saya lebih suka baking. Hobi baking sudah saya mulai sejak kelas 5 SD, sedang masak memasak baru saya lakukan setelah menginjak SMA. Niat awal bikin blog, saya pingin sharing resep tentang bikin kue dan snack. Tapi setelah blognya jadi, makin kesini lha kok yang diposting resep masakan melulu, hihi...penyebabnya ya itu tadi, tenaga yang sangat terbatas, sementara saya harus masak tiap hari untuk keluarga. Sering juga sih keluarga minta saya untuk sering bikin kue dan cemilan, tapi hal ini saya kabulkan jika nggak ada masalah dengan penyakit saya. Akhirnya untuk ngisi blog biar nggak nganggur, ya masakan yang saya buat aja. Untuk resep ini sedikit saya modif ya. Mb Erikaaaa....maaf ya, eike nggak nurut sama resepnya nih, hihi...
Yuk diintip resepnya yuk...



Bahan :
500 gr beras
600 ml air
1/2 ekor ayam, potong 6 bagian
2 bh wortel, potong dadu
2 batang daun bawang, iris tipis (saya lupa nggak pake)
 2 cm jahe, dimemarkan
2 sdm saus tomat
garam, gula secukupnya

Bumbu halus :
3 cabe merah besar
2 bh tomat merah
10 butir bawang merah
6 siung bawang putih .

Pelengkap :
tomat
ketimun
telur dadar
kerupuk/emping
bawang goreng
sambal

Cara membuat :
1. Cuci beras sampai bersih, tiriskan. Kukus sampai setengah matang kurleb 30 menit.
2. Tumis jahe sampai wangi, tambahkan bumbu halus, ayam, saus tomat, garam dan gula. Masak sampai ayam empuk. Angkat ayam dan sisihkan.
3. Masukkan wortel dan air ke dalam bumbu tadi, rebus sampai mendidih. Matikan api, masukkan beras dan daun bawang ke dalamnya. Biarkan air diserap oleh beras tanpa menyalakan api.
4. Setelah airnya diserap oleh beras, kukus lagi selama 25 menit sampai matang. Angkat beras dari kukusan.
5. Untuk ayamnya, panaskan sedikit minyak di atas wajan teflon, panggang ayam sampai berwarna kuning agak kecoklatan. Angkat. Sajikan nasi bersama ayam disertai pelengkapnya.





7 komentar:

  1. rajinnya ibu yang satu ini nyoba resep :)
    sama mbak....aku lebih suka bakin dan buat kue ketimbang masak... hihihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe...emang kok, perasaan baking kok lebih menantang ya mb mimie...
      banyak teknik yang bisa bikin naik adrenalin...
      serta proses pembuatan yang nggak boleh salah dari awal itulah yang bikin penasaran kalo sampai gagal...

      Hapus
  2. sedaaaapp..thank u ya jeng muach..muach..hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama buk...
      kemarin yang makan nasi ini porsinya banyak-banyak lho, pada nambah. Termasuk yang masak, hahaha...

      Hapus
  3. Assalamu'alaikum mbak rina..
    Saya mau buat laporan nih. Td pagi saya udh cobain resep ini dan keluarga pada bilang "enak... ^_^b"
    Kayanya kita musti banyak2 ngucapin makasi utk mbak erika sari ni yg udah sudi nge-share resepnya yg okeh. Hehe..
    "makasih mbak erikaaa...!!"
    #teriak bareng2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaykum salam mb Ayu...

      hahaha...betul itu ayo teriak bareng kepada mb Erika yang udah sharing resep enyak...

      Alhamdulillah, seneng deh kalo cocok dengan resepnya. Semoga bisa jadi favorit keluarga ya mbak...

      Hapus
  4. ikutan teriak..sama-samaaa..hehhehe...

    BalasHapus

Dikarenakan banyaknya komentar yang tidak pantas atau link "titipan" yang muncul di komentar, maka setiap komentar yang masuk akan saya seleksi. Hanya komentar yang sekiranya pantas, sopan dan tidak mengandung kekerasan yang akan tampil di komentar. Link jualan obat atau promo produk juga akan dihapus. Terimakasih atas perhatian anda yang telah mengunjungi dan meninggalkan komentar manis di DapurManis. Saya menghargainya sebagaimana apresiasi anda terhadap blog ini.