Roti Mayonaise Tanpa Telur


Assalamu'alaykum


Roti lagiiii hihihi....memang sih di rumah pada doyan sama roti. Dibanding donat mereka lebih suka roti. Btw lama sekali saya tidak membuat donat di rumah. Terakhir kali bikin donat kayaknya Donat Tanpa Telur deh. Sudah berapa tahun itu ya ? Lama bener kan absennya. Selama ini kalo butuh donat pilih lari ke warung karena ada donat yang lumayan rasanya. Udah gitu topingnya macam macam. Favorit saya yang keju dan kacang cincang. Eh siapa yang tanya ya hahahah.....mulai ngelantur deh. Setelah terakhir kali bikin Roti Tawar Santan saya nguleni lagi nih. Nguleninya masih pakai Bread Master aja biar gak pegel. Di bawah nanti proses pembuatan secara manual tetap ditulis ya. Supaya pembaca DapurManis mendapat variasi roti, saya bikinnya pakai mayonaise aja dan tanpa telur. Yes. Mayonaise bisa dicampurkan ke dalam adonan roti karena mengandung telur dan minyak. Asem gak ? Enggak sama sekali. Jejak mayonaise dalam roti tidak terasa. Untuk 500 gr terigu saya pakai 3 sdm mayo. Bisa tidak untuk donat ? Bisa in syaa allah. Kan adonan donat, roti atau bakpao sama. Hanya cara pematangannya saja yang berbeda. Nah mumpung minyak goreng Sania mengadakan GA di IG, saya ikut aja ah. Apalagi di rumah punya minyak gorengnya. Membuat roti tuh gak melulu pakai mentega atau margarin lho ya. Pakai minyak pun bisa. Bisa banget malahan. Buktinya saya bikin tuh dan jadi rotinya. Dari segi rasa roti ini light ya karena tanpa susu, santan atau mentega. Tapi tetep enak, lembut serta moist hasilnya. Boleh pakai selai atau olesan mentega ketika menikmati roti ini. Dijamin gak ada yang tau kalo roti ini cuma pakai minyak dan mayonaise.

Bahan :
500 gr terigu serbaguna
75 gr gula pasir
6 gr yeast/ragi instant
3 sdm mayonaise
250 ml air dingin dari kulkas
50 ml minyak goreng
½ sdt garam

Olesan : 1 sdm susu kental manis + ½ sdt air

Cara membuat :
1. Campur dalam baskom besar terigu, gula, yeast dan mayonaise. Aduk rata sambil dituangi air sedikit demi sedikit sampai menggumpal dan sedikit lengket.

2. Masukkan minyak dan garam, uleni sampai kalis elastis. Ambil adonan sedikit kemudian bentangkan sampai terlihat membran/lapisan tipis tanpa sobek (window pane stage). Jika tahap ini belum tercapai uleni kembali sampai elastis.

3. Tutup adonan kemudian fermentasikan sampai mengembang 2x lipat.

4. Siapkan 2 buah loyang loaf ukuran 20x10x10cm. Alasi kertas roti dan oles dengan minyak di semua bagian loyang. Sisihkan.

5. Kempiskan adonan. Potong dan timbang masing-masing seberat 45gr. Bulatkan. Sisihkan 10 menit supaya relax (hasilnya 20pcs).

6. Ambil adonan, tipiskan kemudian gulung sambil dipadatkan. Putar 90' sehingga sisi pendek di depan kita. Tipiskan kembali kemudian gulung sambil dipadatkan. Letakkan berjajar di loyang @ 10pcs.

7. Tutup adonan dan fermentasikan di tempat hangat hingga mencapai 80-90% dari tinggi loyang.

8. Panaskan oven suhu 180'C. Ambil adonan yang telah mengembang. Olesi dengan campuran telur.

9. Panggang sampai matang dan permukaannya kuning kecoklatan, selama 30 menit. Setelah matang olesi minyak selagi panas.

Menggunakan Bread Master :
1. Masukkan ke dalam baskom berturut-turut, air dingin, minyak, gula pasir, mayonaise dan garam. Menyusul terigu. Buat cekungan di atasnya dan letakkan yeast di dalam cekungan tersebut.

2. Sentuh menu no.16 (Mix). Sentuh menu Time + beberapa kali sampai muncul angka 30 di LCD. Artinya Bread Master akan menguleni selama 30 menit. Sentuh Start. Biarkan Bread Master menguleni sampai waktu habis.

3. Setelah waktu habis keluarkan adonan dan fermentasikan di baskom beroles minyak dan ditutup sampai mengembang besar. Lanjutkan seperti step 4 di atas.

وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۗ  وَمَنْ عِنْدَهٗ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِهٖ وَلَا يَسْتَحْسِرُوْنَ

"Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih."
(QS. Al-Anbiya: Ayat 19)

يُسَبِّحُوْنَ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ  لَا يَفْتُرُوْنَ

"Mereka (malaikat-malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang."
(QS. Al-Anbiya: Ayat 20)

* Via Al-Qur'an Muslimah https://goo.gl/hWQsvK

Penggiat kuliner yang menyajikan aneka macam kreasi masakan enak dan bergizi, semua bermula dari dapur

6 komentar

Waallaikumussalam
Sarapan pagi pakai roti plus kopi asyik nih buat aku roti tidak sekedar teman minum kopi, tapi juga menjadi bekal wajib yang dibawa-bawa
kalau buat sendiri mungkin bisa lebih sehat ya
terima kasih resepnya

Wah penggemar roti fanatik dong ya. Sebaiknya bikin sendiri aja um. Lebih terjamin in syaa allah. Kan kita sendiri yang tahu, bahan apa saja dipakai. Jika mau yang enteng prosesnya ada juga yang no-knead kok. Gak perlu diuleni bisa jadi roti juga kok...

Wajib d coba nih, mba... Aku biasanya bikin roti tanpa telur & ulen. Bikin adonan malem, masuk kulkas trus besok pagi nya baru di jadiin roti, donat ato Pao.. Yg ini adonan nya bs di simpen dulu ga ya?

yeayyyy roti lagi... memang penggemar roti ya mba di rumah mba Rina.. semangat deh jadinya kalau ngeroti

wah walaupun pake minyak dan mayo seratnya bagus juga ya

In syaa allah bisa disimpan semalam. Adonan akhir tetep kalis elastis kok setelah diuleni jadi bisa masuk kulkas. Yuk bikin

Iya. Orang rumah dikasih roti apa saja tetep doyan kok.

Itu roti seratnya tetap lembut dan lembab. Gak seret juga kalo ditelan.

Terimakasih atas kunjungannya, salam sukses!
EmoticonEmoticon